11 Tanda Anda Siap Menikah Dengan Pasangan

Anda tentu tak ingin lama menyendiri sebagai perjaka ataupun gadis. Anda tentu ingin mengakhiri petualangan masa muda Anda dengan hidup damai bersama pasangan, mengarungi bahtera rumah tangga. Namun, kadang Anda ragu apakah Anda benar – benar sudah siap untuk menjalaninya.

Jika keraguan itu menjadi pengganjal hasrat Anda untuk menikah, ada baiknya Anda melihat kepada diri sendiri Anda dan pasangan serta perilaku Anda berdua selama ini. Jangan sampai, ketika Anda sudah memutuskan siap menikah, Anda merasa menyesal mengetahui ada kekurangan – kekurangan yang terlewatkan dari pemikiran Anda yang ternyata Anda belum bisa menerima. Penting untuk mengetahui sisi – sisi kehidupan pasangan Anda agar apa yang Anda putuskan di kemudian hari benar-benar sudah diperhitungkan dan tidak berbuah penyesalan. Pernikahan adalah saling menerima dan saling melengkapi satu sama lain untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Siap MenikahJika jalinan asmara Anda dan pasangan sudah cukup lama dan belum ada keputusan untuk menikah, sebaiknya Anda mengetahui perilaku Anda dan pasangan selama ini yang menandakan bahwa Anda dan pasangan sebenarnya sudah siap menikah, hidup bersama dalam bahtera rumah tangga.

Berikut 11 tanda kalau Anda siap menikah dengan pasangan :

1. Anda merasa iri mendengar kabar teman dekat, sahabat dan saudara Anda segera menikah.

Sebenarnya ini adalah berita bahagia, memiliki teman, sahabat dan saudara yang sudah menemukan jodohnya. Namun, perasaan hati Anda berkata lain. Anda merasa kalau Anda sebenarnya lebih layak atas kebahagiaan itu. Bukan sebagai penerima kabar, tapi sebagai pemberi kabar.

2. Anda selalu antusias jika berdiskusi tentang hal-hal yang berhubungan dengan pernikahan.

Anda merasa apapun yang dibicarakan mengenai pernikahan selalu menarik hati membuat Anda semangat. Tentu ini tidak lepas dari hasrat Anda sendiri yang selalu membayangkan pernikahan Anda sendiri.

3. Anda sedih dengan status lajang Anda karena usia Anda terus bertambah.

Jika Anda mulai merasakan kesedihan atas status Anda yang masih lajang sementara usia selalu bertambah, itu tandanya Anda sudah siap menikah. Semakin ditunda semakin dalam juga kesedihan Anda, terlebih jika Anda mengetahui satu demi satu teman dan sahabat Anda menikah.
Anda juga merasa takut seiring bertambahnya usia akan mempengaruhi kesuburan organ reproduki dan kandungan Anda.

4. Anda senang berlama – lama berdua dengan pasangan Anda.

Dikarenakan ada perasaan nyaman dan tenang dalam hati Anda. Ada perasaan aman dalam kebersamaan Anda. Dan ada perasaan terhibur bersama pasangan Anda.
Jika berbagai perasaan itu membuat Anda betah berlama – lama berdua dengan pasangan, itu tandanya Anda sudah siap bersama – sama lebih jauh lagi yaitu menikah.

5. Anda merasa takut kehilangan dia.

Anda merasa dia adalah bagian hidup Anda sehingga tidak ada hal lain yang lebih menakutkan selain kehilangan dia. Anda kuatir dia tak segera pulang jika bepergian. Anda kuatir jika beberapa hari tak ada kabar tentang dia. Anda kuatir dia lama tak menjumpai Anda. Anda kuatir terjadi hal buruk jika dia sakit.

6. Anda melihat pria pasangan Anda layak dijadikan pemimpin.

Ketika Anda bersamanya, Anda merasa terlindungi dari berbagai hal yang tidak menyenangkan. Anda melihat dia bisa mengatur dan menyelesaikan berbagai permasalahan. Anda juga melihat dia bisa menuntun Anda kepada hal-hal yang lebih baik dan positif. Dia juga selalu sabar dan mengingatkan berbagai kesalahan yang Anda buat.

7. Anda melihat gadis pasangan Anda bisa menghormati dan bisa menjadi pendengar yang baik.

Anda mengetahuinya secara jelas dia selalu berkata sopan dan bersikap santun. Tidak pernah ngeyel, tidak egois, tidak manja. Dia juga selalu mendengarkan pembicaraan Anda dan menerima segala saran dan kritikan Anda. Dia mudah berterima kasih atas apapun yang Anda dan orang lain berikan.

8. Anda senang berfikir tentang masa depan Anda bersama pasangan.

Walaupun belum resmi menikah, Anda selalu membayangkan hidup bersamanya dalam rumah tangga. Anda membayangkan menata masa depan, menabung, berfikir tentang tempat tinggal. Anda membayangkan bercanda dengan anak-anak, mengantarnya ke sekolah dan menemaninya belajar. Anda membayangkan bekerja demi keluarga tercinta. Anda selalu membayangkan melakukan apapun demi masa depan Anda bersama pasangan Anda dan keluarga.

9. Anda merasa bisa menerima segala kekurangan pasangan Anda.

Sebagai manusia, adalah hal yang wajar jika memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika dia bukan siapa siapa Anda dan Anda tidak memiliki hubungan perasaan dengan dia, kekurangan dan kelebihan dia bukanlah sesuatu yang Anda pedulikan.

Namun, jika dia adalah pasangan Anda dan Anda memiliki hubungan asmara dengan dia, mau tidak mau Anda juga akan memperhatikan dirinya termasuk kelebihan dan kekurangannya.

Setelah Anda tahu, Anda merasa bisa menerima segala kekurangannya dan tidak terlalu mempermasalahkan. Anda selalu berfikir positif bahwa kekurangannya bukanlah hal yang harus dijauhi tapi untuk saling melengkapi satu sama lain. Bagaimanapun juga, mencari kesempurnaan manusia adalah mustahil dan tidak mungkin.

Jika perasaan itu yang selalu hadir dalam pikiran Anda, itu tandanya Anda sudah siap menikah dengan pasangan Anda.

10. Anda terbiasa menggunakan bahasa “kita” dan bukan “saya”.

“kita” adalah bahasa kebersamaan. Anda selalu menggunakan kata ini karena merasa antara Anda dengan pasangan Anda adalah untuk kebersamaan. Bahasa “kita” juga yang menyatukan Anda beserta orang-orang terdekat Anda dengan pasangan Anda dan orang-orang terdekatnya.
Bahasa “kita” adalah ungkapan perasaan bersama antara Anda dengan pasangan. Tidak ada perasaan “saya” tapi “kita”. Susah senang adalah kita bersama, tersenyum menangis adalah kita bersama.

Bahasa “kita” juga mengisyaratkan kepemilikan bersama dalam segala hal. Anda mulai jarang menggunakan kata “saya” karena milik Anda bukan hanya milik Anda tapi milik Anda bersama pasangan. Apa yang Anda punya adalah yang Anda punya bersama pasangan.

11. Anda mulai mengurangi kebiasaan boros

Sedikit demi sedikit Anda mulai mengurangi kebiasaan boros Anda karena Anda melihat ada hal lebih penting dari sekedar menghamburkan uang untuk hal yang kurang penting. Anda mengurangi shopping, Anda mengurangi travelling, Anda mengurangi petualangan kuliner, Anda tidak lagi tergiur gadged baru, Anda membiarkan semua itu melintas begitu saja dari pikiran. Anda menatap masa depan Anda yang penuh dengan tantangan dan membutuhkan finansial lebih. Karena hal ini pula, Anda menyisihkan sebagian dari penghasilan Anda. WeddingApakah sebagian besar tanda – tanda di atas sudah terlihat pada diri Anda dan pasangan Anda. Kalau sudah itu tandanya Anda dan pasangan Anda sudah siap menjalani bahtera rumah tangga dengan menikah. Namun jika belum, Anda tidak perlu khawatir karena tanda-tanda itu akhirnya juga akan muncul pada waktunya. Yang perlu Anda lakukan adalah terus berusaha, terus berdoa dan mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu tanda itu muncul Anda tidak canggung lagi untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu menikah.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *