site stats 11 Tips Aman Menyalip Mobil – Sami Share

Auto

11 Tips Aman Menyalip Mobil

on

Mendahului atau menyalip mobil di depan adalah hal wajar dan biasa bagi pengendara baik motor maupun mobil. Namun hal itu bisa menjadi luar biasa bila tindakan menyalip menimbulkan efek merugikan baik itu pada diri sendiri ataupun orang lain.

Saat menyalip, yang dibutuhkan tidak sekedar memberi kode dengan membunyikan klakson dan menambah kecepatan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan termasuk yang berkaitan dengan etika serta sopan santun berkendara. Tentu dengan satu maksud utama yaitu menjaga keamanan dan menghindari kecelakaan yang akan merugikan diri sendiri dan banyak pihak.

Menyalip

Tips Aman Menyalip Mobil

Berikut adalah beberapa tips aman menyalip mobil yang perlu diperhatikan bagi para pengendara dikutip dari laman facebook Devisi Humas Mabes Polri :

1. Pastikan tidak ada kendaraan yang melintas pada lajur kanan saat mendahului

Bukan berarti lajur kanan harus dalam keadaan sepi sama sekali karena itu sangat jarang terjadi. Yang terpenting harus ada space yang cukup buat menyalip mobil tanpa membuat gugup pengendara dari lawan arah yang akan melintas. Perhitungkan secara tepat jarak ketika akan menyalip mobil dengan kendaraan yang akan melintas dari arah berlawanan. Apakah kecepatan kendaraan saat menyalip dan kembali ke jalur semula dengan kendaraan dari lawan arah menyisakan jarak yang cukup ? Jika cukup silahkan menyalip. Jika tidak, sedikit bersabar tentu lebih baik dari pada harus buru-buru namun berisiko celaka.

2. Pastikan lampu sign kanan mobil yang akan disalip tidak menyala atau kerkedip

Jika lampu sign kanan mobil yang akan disalip menyala atau berkedip, sebaiknya tunda dulu keinginan untuk menyalip. Tunggu beberapa saat dan jaga jarak aman. Bisa jadi mobil di depan memberi kode bahwa ada kendaraan yang sedang melintas dari arah berlawanan. Atau mungkin mobil di depan juga akan menyalip kendaraan lain di depannya. Mungkin juga mobil akan berbelok ke arah kanan.

3. Pastikan aman situasi dari arah belakang

Tengok ke arah spion untuk melihat kendaraan yang ada di belakang. Kadang kendaraan di belakang juga tengah menyalip kendaraan kita sehingga tidak aman bagi kita untuk menyalip karena membahayakan kendaraan di belakang kita yang sedang menyalip. Tunggu sampai situasi dari arah belakang benar-benar aman.

4. Turunkan gigi 1 level lebih rendah

Disarankan untuk menurunkan gigi 1 level lebih rendah dari sebelumnya. Tujuannya adalah meningkatkan akselerasi pada torsi maksimun sehingga kendaraan terasa lebih cepat saat menyalip.

5. Pilih keadaan jalan saat menyalip

Jangan sekali-kali menyalip di tikungan yang tak terlihat atau pada tanjakan jalan cembung. Kita tidak pernah tahu apakah ada kendaraan yang melintas dari arah berlawanan atau tidak sehingga tidak bisa dipastikan bahwa jalur kanan dalam keadaan aman. Jangan mengandalkan feeling karena situasi aman saat menyalip adalah sesuatu yang harus dipastikan.

Dilarang Mendahului

Selain itu, perhatikan juga apakah terdapat rambu-rambu lalu lintas dilarang mendahului. Jika ada, jangan sekali – kali melanggar rambu tersebut, karena larangan tersebut dibuat demi keselamatan pengguna jalan.

6. Usahakan untuk tidak menyalip lewat sebelah kiri

Walaupun sah-sah saja menyalip lewat sebelah kiri, namun kita kadang tidak mengetahui ada pejalan kaki atau sepeda di lajur tersebut. Mungkin juga terdapat kendaraan lain yang sedang parkir.

7. Nyalakan lampu sign kanan 30 meter sebelum menyalip

Hal ini untuk memberikan isyarat kepada pengedara lain baik yang berada di depan, di belakang atau di jalur kanan bahwa kita akan melakukan manuver menyalip. Jika ini tidak dilakukan, pengendara lain tidak tahu apa yang kita lakukan sehingga mereka tidak siap merespon manuver yang kita lakukan. Tentu ini sangat berbahaya dan menimbulkan risiko celaka. 30 meter menyalakan lampu sign kanan bukanlah jarak yang paten. Disesuaikan dengan situasi dan kondisi lalu lintas pada saat itu.

nyalakan lampu sign kanan saat menyalip

8. Bunyikan klakson dan kedip dengan lampu jauh sebagai tanda

Tujuannya adalah memberi isyarat terutama kepada pengendara mobil yang disalip. Kadang karena sesuatu, pengendara mobil yang disalip tidak memperhatikan spion sehingga tidak melihat kalau mobilnya sedang disalip. Bunyikan klakson dan kedip dengan lampu jauh sewajarnya, hanya sebagai tanda. Jangan berlebihan karena dapat memancing emosi pengendara mobil yang disalip dan pengendara lain di depan kita.

9. Waspadalah terhadap objek lain

Saat mengemudi, jalanan bukan hanya milik sendiri. Begitu pula saat menyalip, jalanan bukan hanya milik kita dan mobil yang disalip. Ada banyak pemakai jalan seperti sepeda motor, sepeda onthel, becak, dokar, bajaj juga pejalan kaki. Waspadalah terhadap objek – objek lain tersebut terutama sepeda motor yang sering kali muncul tiba – tiba tanpa disadari.

10. Ambil jarak yang cukup sebelum kembali ke jalur usai menyalip

Jangan terlalu dekat dengan mobil yang disalip. Pengemudi mobil bisa saja kaget dan kehilangan konsentrasi sehingga sangat berisiko celaka. Ambil ruang yang cukup dan kembali ke jalur secara halus, bukan secara tiba – tiba.menyalip yang benar dan yang salah

11. Jaga toleransi

Seperti halnya kita yang tidak suka pengedara lain menyalip semena – mena. Pengendara lain pun tidak suka jika kita menyalip semena – mena. Utamakan toleransi tinggi terhadap sesama pengendara. Jika mereka minta kesempatan untuk menyalip, berikanlah ruang yang cukup agar mereka bisa mendahului dengan aman. Berikan juga kesempatan mendahului buat kendaraan darurat seperti pemadam kebakaran yang sedang menjalankan tugas, ambulans, iring-iringan jenazah, kendaraan pertolongan seperti tim SAR, rombongan tamu negara dan pemimpin negara.

Menyaliplah karena menyalip bukan sesuatu yang dilarang. Yang penting jaga etika dan utamakan keselamatan baik diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Perhatikan selalu tips aman menyalip mobil di atas.

Selamat berkendara !

Recommended for you