Dua Sebab Perceraian Yang Banyak Terjadi

Berbagai hal bisa terjadi dalam sebuah rumah tangga. Ada yang baik, ada pula yang tak menyenangkan. Dan tidak jarang keharmonisan yang diidamkan sebuah rumah tangga tersandung batu keras dan harus berakhir di satu perceraian.

Kasus perceraian hampir selalu identik dengan masalah perselingkuhan dan ekonomi, meski hal itu tidak selalu tepat seratus persen. Namun perlu diketahui, kasus cerai tidak hanya melulu pada masalah keberadaan orang ketiga atau dikarenakan masalah uang. Berikut adalah dua sebab perceraian yang banyak terjadi dalam sebuah rumah tangga dan jarang terkuak.

1. Pelecehan

Pelecehan merupakan salah satu sebab besar terjadinya kasus cerai. Bisa berupa pelecehan secara fisik, bisa juga pelecehan secara emosional. Tindakan kasar salah satu pasangan seperti pemukulan, ancaman atau pemaksaan kehendak menyebabkan terganggunya psikologis dan merusak kesehatan dan hal ini membuat rumah tangga kehilangan keharmonisan.

2. Tidak saling menghormati

Bila datang saat dimana antar pasangan sudah tidak saling menghormati, itu tandanya telah terjadi kerusakan dalam rumah tangga. Keadaan ini tidak makin membaik bila keduanya sama sama acuh. Tidak menutup kemungkinan perceraian menjadi jalan yang paling dipilih keduanya. Namun, bila keduanya sadar akan kondisi rumah tangganya yang kurang harmonis karena tidak saling menghormati, lalu keduanya komitmen untuk memperbaiki, maka peceraian bisa dihindarkan.

Itulah dua sebab perceraian yang kadang kurang disadari banyak pasangan. Jadi, jaga rumah tangga untuk tetap harmonis dengan menjauhi tindakan melecehkan baik fisik atau emosional serta tetap saling menghormati kepada pasangan Anda. Dengan cara begitu, perceraian bisa dihindarkan.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *