Enam Hal Yang Harus Dipenuhi Helm Balap Motor

Kita semua tahu bila helm memiliki fungsi keamanan bagi pengendara kendaraan bermotor. Selain melindungi kepala dari benturan keras bila terjadi kecelakaan, helm juga melindungi mata dari debu jalanan serta melindungi rambut dari terpaan udara kotor.

Bagi pembalap, fungsi helm ternyata tak sebatas pada hal tersebut di atas. Banyak kejadian tak diinginkan yang dialami pembalap yang melibatkan faktor helm di dalamnya. Sebut saja nama Marco Simoncelli, pembalap yang mengalami crash saat MotoGP Malaysia tahun 2011. Benturan keras dengan Colin Edwards membuat helmnya terlepas dari kepala. Simoncelli akhirnya meninggal dunia karena cedera berat yang dialami. Meski bukan satu-satunya sebab, namun lepasnya helm Simoncelli pada insiden tersebut disebut – sebut sebagai salah satu hal yang membuat cedera Simoncelli makin parah.

Begitu pula dengan Lorenzo yang gagal naik podium saat seri MotoGP Silverstone Inggris tahun 2015 dan harus puas di posisi empat. Kaca helm HJC-nya yang ‘berkabut’ saat hujan mulai turun memaksa dirinya memperlambat motornya agar tak terjadi kecelakaan.

Dua kejadian yang menimpa dua pembalap professional tersebut adalah sebuah contoh nyata betapa besar pengaruh kondisi helm terhadap kesuksesan seorang pembalap yang setiap balapan bisa memacu motornya hingga lebih dari 300 km/jam. Sedikit saja lalai bisa berakibat sangat fatal.

Menurut klaim produsen helm KYT, dari sekian banyak pembalap yang terjun di berbagai kelas balap motor, hanya tiga tim yang mencatatkan rekor terbanyak jadi juara yakni Yamaha, Honda dan Suzuki. Aleix Espargaro, adalah pembalap motoGP dari Tim Suzuki yang prestasinya cukup diperhitungkan. Dia salah satu pembalap yang mempercayakan helm pelindung kepalanya pada KYT. Keyakinan dan dukungan penuh PT. Tara Kusuma Indah (TKI), yang memproduksi helm KYT tersebut tentu diarahkan kepadanya. 

“Dari statistik juara MotoGP, hanya tiga tim yang punya rekor terbanyak mencetak juara yaitu Yamaha, Honda, dan Suzuki. Menurut saya dengan prestasi Aleix saat ini tim Suzuki akan berpeluang kembali merebut masa kejayaannya,” ujar Henry Tedjakusuma, direktur PT TKI.

Ada beberapa alasan yang mendasari keyakinan tersebut, salah satunya tentu faktor safety head alias pelindung kepala. Aleix Espargaro sangat selektif memilih helm untuk dirinya. Sebelum pilihan benar – benar dijatuhkan pada helm buatan Indonesia, dia harus menjajal ketangguhan helm yang kelak menjadi pelindung kepalanya tersebut.

Menurutnya, ada enam hal yang harus dipenuhi helm balap motor.

  1. Materaial yang berkualitas dan kuat. Fungsi utama helm salah satunya adalah menghindarkan kepala dari benturan benda keras saat terjatuh atau crash. Dalam balapan berkecepatan tinggi, kekuatan benturan yang terjadi saat terjatuh atau bertabrakan tentu luar biasa besar dan bisa menghancurkan apapun. Helm adalah satu – satunya pelindung kepala saat terjadi benturan di bagian kepala. Bila pelindung kepala hancur, akibatnya tentu sangat fatal bahkan bisa berujung pada kematian. Karena itu helm balap motor harus benar – benar berkualitas dan kuat, tak mudah hancur saat benturan.
  2. Bobot yang ringan. Berat helm tidak boleh lebih dari 2 kg. Helm balap yang terlalu berat tidak hanya membuat bagian balakang kepala dan leher cepat pegal, tapi juga bisa merusak syaraf yang terdapat di bagian leher.
  3. Kedap suara. Konsentrasi pembalap saat memacu motornya tidak boleh terganggu oleh suara – suara lain dari luar. Karena itu, helm balap harus benar – benar rapat dan kedap suara. Satu – satunya suara yang boleh masuk adalah alat untuk komunikasi dengan kru tim.
  4. Visor bening. Helm balap harus memiliki visor bening sehingga pandangan pembalap seakan asli dan tidak terhalang. Tidak boleh ada goresan atau bias sinar dari luar yang pecah di kaca helm. Hal itu sangat mengganggu pandangan dan konsentrasi.
  5. Visor tak mudah berkabut. Selain bening, visor helm balap tidak boleh mudah berkabut apalagi berembun. Beberapa pembalap memang lebih suka tidak mengenakan penutup hidung meski dalam kondisi hujan. Karena itu helm balap harus memiliki kemampuan antifog yang luar biasa cepat sehingga benar – benar cepat menyerap kabut muncul dari efek dari pernafasan dan hujan.
  6. Pivot gear yang kuat. Pivot gear adalah engsel untuk buka tutup kaca helm. Pivot gear pada helm balap harus teruji ketepatan dan kecepatannya. Visor harus bisa dibuka tutup secara cepat dan mudah tanpa error.

Enam hal yang harus dipenuhi para produsen helm balap motor sebelum helmnya berkiprah di berbagai ajang balap motor. Sebab tak hanya keselamatan saja, prestasi pembalap dan tim juga menjadi taruhan.

 

 

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *