counter 6 Kebiasaan Buruk Pengemudi Yang Paling Disepelekan – Sami Share

Auto

6 Kebiasaan Buruk Pengemudi Yang Paling Disepelekan

on

Bagi seorang pengemudi, tuntutan yang paling pokok dan mendasar adalah mengutamakan keamanan dan keselamatan baik bagi diri sendiri, orang lain maupun objek lain seperti binatang dan lainnya dengan selalu mengindahkan etika dan perilaku baik saat berkendara, mematuhi segala peraturan dan rambu – rambu lalu lintas jalan raya.

Diakui atau tidak diakui, kesadaran berkendara yang aman bagi kebanyakan pengemudi di Indonesia memang masih sangat rendah. Hal ini didasarkan masih banyaknya pengemudi kendaraan baik mobil maupun motor yang melakukan kebiasaan – kebiasaan buruk saat sedang mengemudi. Padahal, kebiasaan – kebiasaan buruk tersebut sangat berpotensi membahayakan keselamatan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

mengemudi sambil makan

Ada banyak sekali kebiasaan – kebiasaan buruk pengemudi di Indonesia seperti menyalip lewat bahu jalan, menyalip tanpa menyalakan lampu sein, berjalan pelan di jalur kanan, menyalakan lampu hazard pada waktu hujan deras, dan sebagainya. Entah tidak tahu, karena lupa atau memang tidak mengindahkan, kebiasaan – kebiasaan buruk tersebut memang sudah seharusnya dihindari dan dijauhi oleh para pengemudi.

Dari banyaknya kebiasaan – kebiasaan buruk yang sering dilakukan para pengemudi, berikut adalah 6 kebiasaan buruk pengemudi yang paling disepelekan.

1. Menggunakan HP

Walau sudah banyak diingatkan lewat berbagai media, kebiasaan buruk menggunakan HP saat mengemudi ternyata masih menempati peringkat pertama hingga saat ini. Bahkan kebiasaan menggunakan HP adalah kebiasaan buruk pengemudi yang paling disepelekan nomor satu.

Sudah banyak penelitian yang mengungkap bahwa menggunakan HP saat mengemudi adalah salah satu sumber kecelakaan di jalan raya yang paling besar. Bahkan di Jakarta, seperti dikutip dari detik oto (27/04/2011), 30 persen kecelakaan yang terjadi di Jakarta pada tahun 2010 adalah karena menggunakan handphone saat mengemudi. Dan setiap tahun jumlah korban jiwa selalu bertambah.

Menggunakan HP saat mengemudi memang sangat berbahaya. Penyebabnya bukan terletak pada penggunaanya tapi lebih pada topik yang dibicarakan lewat HP. Konsentrasi otak menjadi tidak lagi fokus di jalan raya karena terpecah sehingga pengemudi sering kurang respon terhadap sesuatu yang terjadi di jalan raya dan kurang reflek bila terjadi sesuatu yang membahayakan.

menggunakan HP saat mengemudi

Solusi buat para pengemudi, aktifkan pesan suara atau lebih baik matikan HP saat mengemudi sehingga konsentrasi di jalan raya tidak terganggu akibat ada panggilan atau SMS yang masuk. Mungkin panggilan masuk adalah kabar penting, tapi keselamatan diri dan orang lain lebih penting untuk diutamakan.

2. Meludah sembarangan

Kebiasaan meludah sembarangan termasuk kebiasaan buruk pengemudi yang paling disepelekan. Banyak yang menganggapnya hal biasa. Padahal meludah sembarangan saat kendaraan sedang melaju kencang di jalanan yang ramai berpotensi menimbulkan konflik dengan pengguna jalan lain. Ludah yang terbawa angin saja menempel pada pakaian pengemudi motor di belakang Anda. Mereka bisa marah besar karena Anda dianggap menghina. Jika sampai mengotori kaca mobil dibelakang Anda, Anda juga bisa jadi bahan umpatan. Bisa saja pengemudi mobil di belakang Anda mendo’akan Anda dengan do’a yang jelek-jelek.

meludah saat mengemudi

Solusi buat para pengemudi kendaraan yang ingin meludah, pastikan tidak ada kendaraan lain baik mobil maupun motor yang menguntit di belakang Anda dengan cara melihat ke spion atau melirik sekilas ke arah belakang. Sedang bagi penumpang, tengok ke belakang sebelum meludah.

3. Buang puntung rokok sembarangan

Setali tiga uang dengan meludah sembarangan, termasuk kebiasaan buruk pengemudi yang paling disepelekan adalah buang puntung rokok sembarangan. Merokok memang membawa kenikmatan tersendiri bagi sebagian banyak orang termasuk pengemudi. Merokok dianggap bisa mengusir jenuh dan mengantuk kala mengemudi sehingga menambah konsentrasi. Yang sering jadi kebiasaan buruk adalah bila nyala rokok sudah habis dan tinggal puntungnya, mereka dengan santainya melempar keluar, ke kanan atau ke kiri dalam keadaan masih menyala. Tindakan ini sangat berpotensi menimbulkan bahaya terutama bagi pengendara yang berada didekatnya, di samping maupun di belakang. Nyala putung rokok yang dilempar akan menimbulkan percikan api. Bila sampai mengenai tubuh maupun wajah pengendara motor di dekatnya bisa membuat kaget dan kehilangan konsentrasi sehingga pengemudi motor bisa celaka. Kalau terkena mata juga bisa menyebabkan sakit dan berpotensi menimbulkan kebutaan.

membuang puntung rokok saat mengemudi

Solusi buat yang pengemudi dan penumpang yang gemar merokok,

  • Pastikan keadaan lengang saat membuang puntung rokok, tidak banyak kendaraan melintas.
  • Jangan membuang putung rokok yang masih menyala dengan cara melempar atau menjentik karena api dapat memercik kemana-mana.
  • Padamkan dulu apinya atau biarkan padam dengan sendirinya, baru dibuang.
  • Lebih baik sediakan asbak mobil sehigga tidak perlu membuang puntung rokok keluar.

4. Mengemudi dalam keadaan mengantuk

Kebiasaan buruk pengemudi yang paling disepelekan selanjutnya adalah mengantuk saat mengemudi. Mengantuk adalah hal wajar dan manusiawi. Tapi bagi pengemudi, mengantuk bukan lagi hal yang boleh dianggap wajar dan biasa. Mengantuk bisa menghilangkan konsentrasi dan respon terhadap sesuatu yang terjadi di jalan raya sehingga berpotensi besar menimbulkan bahaya dan kecelakaan.

mengantuk saat mengemudi

Solusi buat pengemudi, jangan paksakan diri untuk tetap mengemudi kalau memang mata sudah terasa mengantuk. Jangan merasa “nanggung, sudah hampir sampai”. Ia kalau benar-benar sampai, kalau tidak dan rasa ngantuk datang tiba – tiba tak bisa ditahan, Anda bisa celaka. Berhentilah barang sebentar di SPBU, rumah makan, masjid, di pinggir jalan yang agak lapang atau di tempat lain untuk sekedar beristirahat dan memejamkan mata. Setelah terbangun, baru melanjutkan perjalanan.

5. Tengak – tengok dan tidak fokus ke jalan

Ada yang menganggap tengak – tengok kanan kiri saat mengemudi kendaraan bisa menghilangkan kejenuhan, terlebih saat tidak ada seorang teman pun yang menemani. Namun sering dilupakan dan disepelekan kalau kebiasaan tengak – tengok kanan kiri bisa menghilangkan fokus ke jalan raya dan bisa membahayakan keselamatan. Anda terkesan bercanda dan tidak serius dalam mengemudi.

Young man in a car and young woman in a convertible

Solusi buat pengemudi, kalau memang ada yang ingin dicari, sebaiknya pastikan dulu informasinya sebelum berjalan sehingga tidak perlu terlalu banyak tengak – tengok. Kalau memang tidak ada hal penting untuk dilihat dan diperhatikan lebih baik konsentrasi dan fokus ke jalan raya. Biarkanlah apa yang terjadi diluaran karena itu tak ada hubungannya dengan Anda.

6. Menambah kecepatan waktu lampu lalu lintas menyala kuning

Ini paling salah kaprah dan termasuk kebiasaan buruk pengemudi yang paling disepelekan terutama oleh pengendara motor yaitu kebiasaan menambah kecepatan saat melihat lampu lalu lintas menyala kuning. Padahal seperti kita tahu, bila lampu kuning menyala adalah pertanda untuk mengurangi kecepatan karena sebentar lagi akan menyala lampu merah yang berarti harus berhenti. Namun, yang banyak terjadi justru sebaliknya. Saat lampu kuning menyala banyak para pengendara motor malah menambah kecepatan. Mereka merasa rugi dan buang waktu jika harus berhenti di lampu merah sehingga mereka enggan untuk mengurangi kecepatan motornya.

Perlu diingat, dengan menambah kecepatan motor saat lampu lalu lintas menyala kuning sangat membahayakan baik diri sendiri maupun pengendara lain. Bila kendaraan dari arah kanan atau kiri melaju karena lampu lalu lintas menyala hijau, bisa terjadi tabrakan fatal dan beruntun. Juga sebaliknya bila tiba – tiba Anda mengerem mendadak, Anda bisa celaka karena ditabrak dari belakang atau karena tergelincir.

lampu lalu lintas warna kuning menyala

Solusi buat pengemudi saat melihat lampu lalu lintas menyala kuning, bersiaplah untuk berhenti dengan mengurangi kecepatan. Pahamilah bahwa tindakan menambah kecepatan saat lampu kuning sangat membahayakan keselamatan banyak orang termasuk diri sendiri.

Recommended for you

4 Comments

  1. Pingback: 5 Akibat Buruk Kurang Tidur | Sami Share

  2. Pingback: 11 Kondisi “Terlalu” Yang Harus Dihindari Pengemudi | Sami Share

  3. Pingback: 7 Bahaya Tidur Malam Di Luar Rumah Bagi Kesehatan | Sami Share

  4. Pingback: 5 Akibat Buruk Kurang Tidur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *