8 Kesalahan Umum Wanita Saat Olahraga

Tidak hanya perlu dilakukan secara konsisten, olahraga juga perlu untuk dipahami dan dipraktekkan secara tepat supaya hasilnya maksimal dan sesuai yang diharapkan.

Olahraga apapun, semuanya memiliki aturan sendiri – sendiri. Bila dilakukan secara benar, maka tujuan utama dari olahraga tentu akan mudah tercapai sesuai harapan, meskipun tujuan itu hanya sebatas untuk menurunkan berat badan atau menjaga berat badan tetap ideal. Sebaliknya, bila aturan olahraga tidak dipraktekkan secara benar, tujuan olahraga akan semakin jauh didapat dan bukan tak mungkin malah dapat mengakibatkan cedera.

Jogging

Kesalahan – kesalahan dalam berolah raga dapat dilakukan oleh pria maupun wanita. Namun, wanita memiliki persentase lebih banyak daripada pria. Perbedaannya paling mencolok adalah dikarenakan perbedaan fisik dan psikologis. Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan wanita saat berolahraga beserta solusinya menurut para ahli.

1. Lebih memilih latihan intensitas rendah dengan durasi panjang

Banyak wanita memilih latihan dengan intensitas rendah namun dengan durasi yang panjang. Menurutnya, dengan durasi yang panjang latihan intensitas rendah tidak membutuhkan banyak energi, namun dapat membakar kalori lebih banyak.

Ini bukan hal yang tepat. Sekalipun hanya latihan intensitas rendah bila dilakukan secara dalam waktu lama akan menjadi intensitas tinggi dan membutuhkan lebih banyak energi. Kerusakan otot yang mungkin ditimbulkan pun akan lebih besar dan perbaikannya kadang membutuhkan waktu lebih lama.

Bagi wanita yang baru memulai olahraga sebaiknya lakukan latihan intensitas rendah dan tidak terlalu lama. Hindari juga terlalu banyak benturan. Mulai dengan perlahan dan pelan – pelan kemudian tingkatkan intensitasnya secara bertahap. Untuk menghindari cedera, jangan lupa untuk melakukan peregangan terlebih dahulu agar otot – otot tubuh tidak kaku.

2. Ragu – ragu berlatih beban

Banyak wanita memilih untuk tidak berlatih beban karena takut otot akan membesar seperti atlet binaraga atau angkat besi.

Ini bukan hal yang sepenuhnya benar. Otot yang besar tidak hanya karena sering latihan angkat beban. Otot besar juga dipengaruhi oleh hormon dan pola makan sehari – hari.

Menurut pelatih fitnes Body Scapes Fitness Amerika, Jessica Cummings, berlatih beban justru sangat bermanfaat merampingkan tubuh karena lemak jadi berkurang dan otot tubuh jadi bertambah dan lebih kuat. Tubuh baru akan terbentuk seperti seorang atlet binaraga atau angkat besi bila kita menerapkan gaya hidup, pola makan, dan latihan keras sama kerasnya dengan atlet binaraga dan angkat besi.

3. Tidak melakukan pemanasan

Peregangan

Banyak wanita tidak melakukan pemanasan saat berolahraga karena menganggap cedera dapat dicegah dengan melakukan cooling down atau pendinginan sehingga banyak yang langsung ke latihan utama tanpa pemanasan apapun.

Menurut sebuah studi oleh University of Sidney, pemanasan justru menjadi hal paling utama yang dapat mencegah terjadinya cedera saat olahraga. Sedangkan pendinginan lebih berguna untuk menstabilkan detak jantung kencang karena latihan, menormalkan aliran darah, mencegah sakit kepala atau rasa gamang karena kelebihan porsi olahraga. Jadi, pemanasan tetap menjadi hal penting tanpa mengesampingkan pentingnya pendinginan untuk menghindari cedera.

4. Takut minum kopi sebelum latihan

Bukan hanya wanita, pria juga banyak yang menghindari minum kopi sebelum latihan karena beranggapan minum kopi sebelum olahraga bisa menimbulkan dehidrasi seperti halnya berolah di bawah terik matahari.

Bagi pecinta kopi, hal ini tentu meresahkan. Kabar baiknya, sebuah penelitian yang dilakukan Australian Institute of Sport mengungkapkan bahwa kopi hitam bisa membantu meningkatkan semangat saat latihan hingga 3 kali lipat. Dengan syarat tidak berlebihan, cukup satu cangkir sebelum latihan karena bila berlebihan bisa menyebabkan sering buang air kecil dan ini sangat mengganggu.

Bila ingin membakar banyak kalori sebaiknya minum kopi murni atau tanpa tambahan gula. Namun, bila ingin meningkatkan energi, minumlah kopi dengan tambakan gula aren atau minum kopi disertai makan buah pisang. Khusus bagi yang memiliki masalah lambung, sebaiknya jauhi minum kopi atau lebih baik tidak minum kopi sama sekali

5. Berlatih dengan perut kosong

Banyak wanita menganggap berlatih dengan perut kosong dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

Banyak perbedaan pendapat para ahli mengenai hal ini. Ada yang menyatakan berolah raga dengan perut kosong memang bisa menurunkan berat badan secara cepat karena membakar lemak lebih banyak. Ada juga yang menyatakan sebaliknya.

Menurut Jessica Smith, pelatih fitnes dari Amerika, latihan dan berolahraga dalam keadaan kosong dapat meningkatkan nafsu makan yang tinggi seusai latihan. Karena itu menurutnya, penting untuk makan dalam jumlah yang cukup sebelum latihan antara satu hingga dua jam karena makan adalah sumber energi. Selain menghindari kelebihan nafsu makan juga menghindari risiko kehabisan tenaga saat latihan yang dapat berakibat fatal.

6. Terobsesi dengan latihan sit-up

Banyak wanita terobsesi sit-up karena beralasan agar lemak di perut lebih cepat terbakar dan perut menjadi cepat rata.

Kenyataannya, perut rata dan bebas lemak tidak hanya karena sering melakukan sit-up. Ada latihan lain yang perlu dilakukan sebagai kombinasi sit-up seperti kardio dan jogging.

Menurut Laura Dosdall, manager fitnes Bodyscapes Fitnes dari Amerika, kalori yang masuk ke dalam tubuh harus diseimbangkan dengan kalori yang keluar dari tubuh. Sit-up penting untuk melatih otot perut, namun perlu dikombinasikan dengan latihan lain yang juga efektif membakar kalori tubuh.

7. Tetapkan target tinggi

Banyak wanita menetapkan target tinggi dalam latihan. Mereka beranggapan target tinggi bisa membuatnya lebih bersemangat dan termotivasi saat latihan.

Target memang diperlukan dalam segala hal termasuk olahraga. Namun perlu diingat, tidak semua target bisa tercapai. Bila kita terobsesi dengan target tinggi sementara untuk mencapainya sangat jauh dengan kesulitan yang sangat tinggi, bisa bisa membuat pikiran menjadi stres. Efeknya, karena tidak kunjung tercapai apa yang ditargetkan, kita jadi menyerah dan malas berlatih.

Buatlah target latihan sesuai dengan kemampuan diri. Tidak perlu terburu – buru dan tergoda mendapat hasil dengan cepat. Berpikirlah secara realistis kalau atlet dengan tubuh atletis atau artis dengan tubuhnya yang indah belum tentu sama dengan kita. Mereka sudah melatih dirinya bertahun – tahun dan menjalani pola hidup tidak seperti kita.

8. Sedikit istirahat

Saat keinginan mendapatkan tubuh ideal sudah memuncak, muncul hasrat untuk untuk menambah jam berlatih menjadi lebih banyak dengan sedikit istirahat. Alasannya agar keinginan lebih cepat tercapai.

Sebuah perilaku yang tidak benar. Seperti halnya larangan berlebihan untuk hal lain, berlebihan dalam latihan dan olahraga juga tidak baik dan tidak boleh dilakukan. Saat latihan, otot tubuh akan mengalami kelelahan dan perlu untuk istirahat. Bila dipaksakan, kemungkinan cedera sangat besar dan tentu saja, bila benar – benar cedera kita jadi tidak bisa berolahraga. Alih – alih mempercepat tujuan, kita malah tidak bisa apa – apa karena sakit.

Karena itu, istirahatlah bila tubuh sudah terasa lelah dan jangan paksakan diri guna menghindari cedera.

Semoga bermanfaat !

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *