Hati – Hati, Sering Gonta Ganti Pasta Gigi Bisa Sebabkan Sariawan

Barangkali Anda sering bertanya – tanya pada diri sendiri mengapa Anda sering sariawan. Anda bingung karena Anda tidak mengetahui mengapa Anda sariawan.

Sebenarnya ada banyak sekali penyebab sariawan. Kadang penyebab-penyebab itu tidak pernah disadari hingga akhirnya Anda tidak tahu bagaimana mencari solusi untuk mencegahnya. Tidak jarang sariawan itu kembali kambuh ketika sudah sembuh, padahal belum terlalu lama.

Salah satu penyebab sariawan yang sering tidak disadari adalah sering gonta-ganti pasta gigi. Menurut dokter spesialis mulut RSCM, Harum Sasanti, SpPM bahwa orang yang memiliki hobi berganti-ganti pasta gigi lebih rentan terkena sariawan sekalipun tercukupi kebutuhan nutrisi vitamin sayur dan buah-buahan.

Berikut 2 alasan mengapa sering gonta ganti pasta gigi bisa sebabkan sariawan.

  1. Pasta gigi pada umumnya mengandung zat Sodium Lauryl Sulfate. Zat ini memang terkenal efektif dalam mengangkat kotoran termasuk kotoran gigi. Dalam takaran yang pas, Sodium Lauryl Sulfate sangat bermanfaat. Namun, bila sering gonta ganti pasta gigi, kemungkinan untuk terkena sariawan semakin besar karena kadar kandungan Sodium Lauryl Sulfate pada pasta gigi yang lain bisa saja lebih tinggi dari yang Anda gunakan sebelumnya.
    Perlu diketahui, Sodium Lauryl Sulfate juga terdapat pada shampo yang bisa mengakibatkan rusaknya kutikula atau lapisan pelindung pada rambut sehingga rambut menjadi kering, kusam dan kehilangan warna alami rambut.
  2. Perbedaan kadar kandungan kimiawi yang terdapat pada pasta gigi satu dengan yang lain menyebabkan munculnya rangsangan terhadap penyakit yang disebabkan oleh alergi. Salah satunya adalah sariawan.

Tips Membeli Pasta Gigi

Untuk itu, demi menunjang dan menjaga kesehatan gigi dan gusi, perlu diperhatikan beberapa hal sebelum memutuskan membeli pasta gigi.

1. Pilih pasta gigi resmi

Pilihlah pasta gigi yang resmi atau telah mendapat izin dari lembaga resmi pemerintah seperti American Dental Association (ADA) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pasta gigi yang resmi telah melalui proses evaluasi dan diteliti oleh pakar ilmiah yang independen sehingga keamanannya lebih terjamin. ADA sendiri mensyaratkan bahwa semua pasta gigi harus mengandung flouride sebelum mengeluarkan izin.

2. Perhatikan keaslian produk pasta gigi.

Beberapa tahun yang silam diketemukan zat beracun pada pasta gigi produksi China yaitu dietilen glikol. Bahkan FDA (Food and Drug Administration), badan pengawas makanan dan obat dari Amerika melarang produk pasta gigi dari China.

3. Sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan

Dalam satu keluarga ada suami, istri, anak – anak serta orang tua. Antara orang dewasa dan anak – anak tentu berbeda dalam hal kebutuhan sikat gigi. Jika untuk mengajari anak – anak dalam membiasakan menjaga kebersihan gigi dan mulut, sebaiknya gunakan pasta gigi yang memiliki rasa buah – buahan karena akan menarik perhatian anak untuk selalu menggosok gigi. Begitu juga pada orang tua dan dewasa. Jika mungkin menggunakan satu merek pasta gigi untuk seluruh keluarga (selain anak – anak), gunakanlah satu merek tanpa harus sering gonta ganti pasta gigi. Namun, jika ada anggota keluarga yang tidak cocok dengan pasta gigi yang sudah ada dan digunakan anggota keluarga yang lain, lebih baik belilah pasta gigi yang cocok sehingga semua anggota keluarga bisa menggosok gigi menggunakan pasta gigi tanpa takut risiko sariawan.

4. Jangan mudah tergoda pasta gigi baru

Jika memang Anda telah menggunakan pasta gigi yang cocok dengan kondisi gigi Anda, jangan mudah tergoda dengan pasta gigi baru yang banyak ditemukan di pasaran. Jangan mudah tergoda iklan karena pasta gigi baru belum tentu baik untuk Anda. Tetap pilih pasta gigi yang sama dengan yang sudah Anda gunakan karena lebih menyehatkan.

5. Perhatikan masa berlaku

Yang tidak boleh dilewatkan saat membeli pasta gigi adalah selalu teliti tanggal berlaku pasta gigi yang tertera dalam kemasan. Jangan sekali-kali memilih pasta gigi yang telah melewati masa kadaluwarsa produk. Dan sebaiknya juga tidak memilih pasta gigi yang sudah mendekati masa kadaluwarsa. Beberapa produk kadang tanggal masa berlaku ini terkesan samar dan hampir tak terlihat. Sebaiknya Anda teliti lebih detail.

Cewek seksi di kamar mandiMenggosok gigi menggunakan pasta gigi memang menyehatkan dan mampu memberikan sensasi menyegarkan. Berbagai kandungan terdapat pada pasta gigi akan bermanfaat jika ada kecocokan dengan kondisi gigi dan gusi seseorang. Jika tidak cocok, yang timbul justru efek negatif seperti munculnya penyakit sariawan, bibir pecah-pecah dan tidak menutup kemungkinan juga memicu munculnya sakit gigi.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari kebiasaan sering gonta ganti pasta gigi setelah Anda menemukan satu merek pasta gigi yang cocok dengan kondisi gigi Anda. Jika tak yakin, sebaiknya Anda berkonsultasi pada ahli kesehatan gigi dan mulut sehingga Anda akan ditunjukkan pasta gigi yang pas.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat !

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *