counter Ingin Sehat, Perhatikan 13 Hal Berikut – Sami Share

Kesehatan

Ingin Sehat, Perhatikan 13 Hal Berikut

on

Siapapun ingin memiliki tubuh yang sehat. Terhindar dari berbagai penyakit dan masalah kesehatan yang lain. Berbagai cara dilakukan, berbagai informasi dicari dan dipelajari, berbagai teori dipraktekkan.

Salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari pembicaraan tentang masalah kesehatan adalah tentang pola makan yang sehat. Bagaimanapun juga, faktor makanan adalah faktor paling utama dan mendasar yang sangat berpengaruh pada tingkat kesehatan tubuh manusia. Bila dulu kita mengenal slogan makanan 4 sehat 5 sempurna, saat ini kita mesti beralih pada slogan baru yaitu pedoman makanan gizi seimbang.

Makanan Sehat Gizi Seimbang

Seperti yang telah kita maklum, pedoman makanan gizi seimbang dicetuskan untuk dijadikan pedoman bagaimana kita memenuhi kebutuhan gizi sesuai dengan tubuh kita. Dengan satu tujuan agar tubuh senantiasa sehat terjaga serta terhindar dari berbagai macam penyakit baik penyakit ringan maupun penyakit berat.

Sebelum pola makan gizi seimbang benar – benar diterapkan, sebaiknya perhatikan dulu 13 hal berikut ini yang menjadi pesan dasar pedoman makanan gizi seimbang karena akan lebih memaksimalkan hasil yang didapatkan dari penerapan pedoman makanan gizi seimbang. Bisa dikatakan, inilah 13 pesan dasar gizi seimbang :

1. Makan berbagai macam makanan

Untuk memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh, kita harus mengkonsumsi berbagai macam makanan. Sebab, tak ada satu pun makanan yang mengandung gizi secara lengkap. Satu jenis makanan mungkin mengandung zat gizi tertentu, namun tidak mengandung zat gizi yang lain. Begitu pula sebaliknya. Jadi, mau tidak mau kita harus makan berbagai macam makanan guna memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita. Misalnya kita tidak cukup hanya makan nasi putih saja tanpa lauk, sayur, atau bahkan tanpa garam karena kita hanya akan memenuhi kebutuhan energi namun tidak untuk kebutuhan protein dan mineral.
Terkecuali bagi seorang bayi di bawah 2 tahun yang hanya dengan mengkonsumsi ASI saja sudah cukup memenuhi semua kebutuhan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhannya.

2. Utamakan makan makanan sesuai dengan kebutuhan energi

Walaupun berbagai zat gizi dibutuhkan tubuh, kebutuhan energi adalah yang paling utama. Karena itu, makanlah makanan sesuai dengan kebutuhan energi. Tidak berlebihan atau kekurangan. Berlebihan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat energi bisa mengakibatkan berat badan meningkat dan terkena risiko kegemukan serta berisiko besar terkena berbagai macam penyakit. Begitu pula sebaliknya, kekurangan zat energi dapat menyebabkan berat badan menjadi menurun, badan terasa lemah tak bertenaga, serta terganggunya perkembangan tubuh yang berdampak ukuran tubuh menjadi tidak normal ketika dewasa dan mudah terkena penyakit.

3. Makan karbohidrat tidak lebih dari setengah kebutuhan energi

Sekalipun mengutamakan makan makanan yang memenuhi kebutuhan energi, porsi makanan yang dikonsumsi hendaknya tidak melebihi 60 persen kebutuhan energi. Kebutuhan energi kita sebagian besar terpenuhi dari mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti padi, jagung serta umbi-umbian. Namun apabila konsumsi melebihi 60 persen, biasanya kebutuhan zat gizi lain seperti vitamin, protein dan mineral akan sulit terpenuhi.

4. Jangan berlebihan mengkonsumsi lemak dan minyak

Konsumsi lemak dan minyak tidak lebih dari seperempat kebutuhan energi sebab, selain dapat meningkatkan energi, lemak juga berfungsi menyerap vitamin A, D, E, dan vitamin K. lemak juga membuat perut cepat merasa kenyang sehingga akan susah untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat gizi lain.

5. Gunakan garam beryodium

Garam Beryodium Karya Nelayan

Kekurangan zat yodium bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan seperti pertumbuhan anak terganggu, terhambatnya tingkat kecerdasan, berisiko terkena penyakit gondok dan kretin. Pergunakan garam beryodium untuk mengantisipasi timbulnya berbagai macam gejala di atas.

6. Makan makanan yang banyak mengandung zat besi

Salah satu akibat kekurangan zat besi adalah terkena penyakit “anemia gizi besi” atau kurang darah. Penyakit ini bisa menyerang siapa pun tanpa memandang golongan. Bisa tua, muda, anak-anak juga balita. Untuk mengantisipasi timbulnya penyakit anemia gizi besi, makanlah makanan yang banyak mengandung zat besi seperti sayuran hijau, telur, hati, kacang-kacangan serta daging. Bagi ibu hamil yang terkena penyakit anemia gizi besi, segeralah mengkonsumsi obat tambah darah atau konsultasi ke dokter agar segera diatasi.

7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan

Bagi orang dewasa, untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh harus makan berbagai macam makanan karena tidak ada satu makanan pun yang mengandung banyak gizi secara lengkap.
Namun, bagi bayi hal ini tidak berlaku karena dengan mengkonsumsi ASI saja sudah mencukupi semua kebutuhan gizi bayi. Bahkan, ASI lah yang paling baik diantara banyak jenis makanan bayi. Setelah usia bayi mencapai 6 bulan, mulailah diberikan makanan pendamping ASI. Dan secara perlahan dan bertahap terus diberikan disesuaikan dengan bertambahnya usia bayi. Teruslah berikan ASI hingga anak mencapai usia 24 bulan atau 2 tahun.

8. Biasakan sarapan di pagi hari

Sarapan pagi memberi banyak manfaat bagi tubuh. Menjaga dan meningkatkan ketahanan tubuh saat bekerja, menjaga konsentrasi saat belajar di sekolah, juga menghindarkan dari berbagai penyakit. Makanlah sesuai dengan kebutuhan dan keadaan yang ada.

9. Minum air putih dalam jumlah yang cukup

Minum Banyak Air Putih

Yang harus diperhatikan saat minum air putih adalah air yang diminum benar – benar bersih, steril dan bebas kuman penyakit. Bisa berupa minuman hasil sterilisasi atau air putih yang sudah dimasak hingga mendidih. Minumlah sedikitnya 8 gelas atau kira – kira 2 liter setiap hari. Mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup berguna untuk menghindarkan tubuh dari kekurangan cairan atau dehidrasi serta menurunkan risiko terkena penyakit batu ginjal.

10. Lakukan gerak badan secara teratur

Bila bisa rutin berolah raga tiap hari, tentu saja akan lebih baik. Namun, bila tidak mungkin karena banyaknya aktifitas, usahakan agar seluruh anggota tubuh memiliki kesempatan bergerak yang cukup. Bisa dengan membiasakan jalan kaki di sekitar tempat tinggal atau bersepeda menuju tempat kerja. Dengan selalu bergerak, tubuh tidak akan terasa kaku dan mudah kram.

11. Hindari minum minuman yang mengandung alkohol

Minuman beralkohol dapat menurunkan kinerja otak sehingga tidak mampu mengendalikan diri secara normal. Selain itu, minuman beralkohol bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit hati, ketagihan serta merusak akal dan pikiran.

12. Makanlah makanan yang benar – benar aman bagi kesehatan

Makanan yang aman adalah makanan yang berbahan baku berkualitas, diolah dengan cara yang benar, terkontaminasi bahan kimia serta tidak bertentangan dengan keyakinan baik secara agama maupun adat budaya. Hindari makan makanan cepat saji secara berlebihan. Hindari pula pemakaian bahan baku yang tidak berkualitas seperti daging dari hewan yang tak disembelih atau bangkai dan sebagainya.

13. Perhatikan label kadaluarsa pada makanan kemasan

Label Kadaluarsa

Sudah diatur dalam undang – undang bahwa setiap produk makanan kemasan harus selalu mencantumkan keterangan tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa serta mencantumkan berbagai bahan yang digunakan dalam produk makanan tersebut.
Pastikan makanan yang dikonsumsi tidak melewati batas kadaluarsa karena makanan yang kadaluarsa sangat berbahaya bila dikonsumsi dan dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Recommended for you

1 Comment

  1. Pingback: Awas, Minum Teh Susu Tidak Baik Untuk Kesehatan | Sami Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *