Kisah Begal Motor Terbirit-birit Karena Korban Kebal Dicelurit

Maksud hati merampas motor, apa daya korban melawan dan kebal senjata. Itulah yang dialami 6 orang kawanan begal motor di daerah Malang, Jawa Timur. Ke-6 orang kawanan begal motor tersebut gagal total dan harus lari terbirit – birit sambil kesakitan begitu menyadari korbannya bukan orang sembarangan.

Kejahatan begal motor memang sedang booming menjadi berita setelah peristiwa dibakarnya seorang begal motor yang tertangkap warga hingga tewas di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Setelah itu berbagai kisah peristiwa pembegalan bermunculan bak jamur di musim hujan baik dari korban pembegalan, saksi mata langsung, maupun dari warga yang berhasil menangkap pelaku begal motor.

Begal Motor

Ilustrasi Begal Motor

Ada cerita tragis, menyeramkan, mengharukan. Ada cerita yang bikin heran, bikin tertawa dan ada juga yang bikin banyak orang merasa salut dan kagum. Seperti kejadian di daerah Malang, Jawa Timur, dimana calon korban begal motor selamat karena berhasil melawan 6 orang kawanan begal sekaligus melukainya.

Simak ceritanya bagaimana hingga dia punya keberanian untuk melawan dan selamat dari kejamnya begal motor jalanan, seperti dikutip dari beritajatim.com (4/3/2015).

Petang hari kemarin, Abdul Hamid (28), warga Jalan Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, terlihat masih kesakitan. Saat ditemui dirumahnya, Rabu (4/3/2015) siang, Hamid memakai baju putih dan bersarung.

Ia masih terpincang-pincang. “Kaki saya terkilir. Saat mau nendang kawanan pelaku, saya terpeleset karena kemarin petang suasana di jalan hujan,” ungkapnya.

Hamid terlihat masih lemas. Dengan menunjukkan jaket, baju batik dan kaos dalam yang penuh dengan sabetan celurit, Hamid bercerita. Hebatnya, tak ada luka sabetan celurit sedikitpun di tubuh Hamid. Padahal, pria kurus itu diserang kawanan begal motor bersenjata celurit.

“Ada enam sabetan celurit yang mengenai tubuh saya. Tapi Alhamdulillah, Tuhan masih melindungi saya. Saya melawan karena membela diri,” tuturnya.

Hamid bercerita, sejak sore, ia memang diminta majikannya untuk mengirim buku bimbingan belajar ke wilayah Turen. “Pada pengiriman pertama dan kedua tidak ada masalah. Setelah itu, saya istirahat sebentar minum kopi di sebuah warung di wilayah Turen,” kenangnya.

Setelah kopi habis, ia pun melanjutkan perjalanan pulang dari Turen menuju rumahnya di Kepanjen. Sekitar pukul tujuh malam saat itu, suasana hujan dan jalanan cenderung sepi. Sesampainya di Jalan Raya Sukorejo, Bureng, Gondanglegi, Kabupaten Malang, Hamid didekati pengendara motor Yamaha Vixion warna merah.

“Ada motor Vixion di sebelah saya. Tiba-tiba satu dari pengendara motor yang dibonceng, menyabetkan celurit. Mengenai punggung saya,” kata Hamid sembari menunjukkan jaket levis yang robek akibat sabetan celurit.

Sabetan pertama, Hamid belum sadar. Ia baru tahu jika orang yang mendekati dirinya adalah begal motor. Setelah berhenti, pelaku langsung menarik motor. Sempat tarik menarik. Tapi, pelaku langsung menyabetkan celurit ke tubuh Hamid. Ajaibnya, sabetan celurit itu justru tidak melukai tubuh Hamid. Meski, seluruh jaket, baju dan kaos dalam yang dia pakai, sobek-sobek.

“Setelah itu saya ambil kontak motor. Saya pegang, saya melawan. Saya sempat pukul beberapa pelaku. Ada yang jatuh saat saya pukul di bagian kepala mereka,” paparnya.

Duel sengit pun terjadi. Namun, kali ini jumlah kawanan cukup banyak. Terhitung, enam pelaku mengeroyok Hamid. “Saya dikeroyok 6 orang. Saya sempat memukul jatuh mereka. Tapi ketika saya coba tendang, saya terpeleset karena jalan sangat licin saat itu,” kenangnya.

Di tengah hujan rintik, pelaku ternyata ciut nyali. Terakhir, Hamid sempat meninju wajah pelaku saat terjadi rebutan tas yang ia pakai.”Tas ini isinya uang buku setoran. Ada Rp 1,5 juta karena memang baru saja akan saya setorkan,” tandasnya.

Melihat korban melawan dan dianggap kebal sabetan celurit, 6 pelaku langsung kabur. “Satu kawanan naik Suzuki Satria dan Vixion. Saya masih ingat ciri-ciri mereka,” lanjutnya.

Hamid hingga kini masih terlihat lemah. Pria asal Pasuruan, Bangil itu, selamat meski harus berjibaku dengan 6 begal motor bercelurit. Hamid juga belum melaporkan kejadian ini ke Polisi. Ia berdalih, karena tidak ada luka dan seluruh harta benda yang dia miliki, selamat dari kawanan begal.

Korban Selamat Dari Begal Motor

Jaket Yang Koyak Terkena Celurit

Selamat pak, semoga Anda terus dilindungi Tuhan !

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *