counter Jangan Abaikan Merawat Gigi Susu Anak Usia Dini! – Sami Share

Gigi

Jangan Abaikan Merawat Gigi Susu Anak Usia Dini!

on

Senyum manis adalah anugerah. Siapapun ingin memilikinya. Senyum manis membuat Anda tambah percaya diri. Kalau dia adalah anak kecil Anda, dengan senyum manis dia akan tampak semakin manis. Senyum manis juga membuat anak Anda terlihat menarik dan enak dipandang. Hanya saja, tidak mungkin mendapatkan senyum manis pada anak jika Anda tidak mengerti cara tersenyum manis dan tidak tahu bagaimana membuat senyuman anak Anda menjadi menarik.

Salah satu yang faktor yang mempengaruhi senyuman anak Anda menjadi lebih manis dan menarik adalah gigi anak Anda. Gigi yang bersih tentu lebih menarik dari pada gigi yang kotor. Gigi yang terawat dan rapi sudah pasti lebih menarik daripada gigi yang semerawut dan acak-acakan. Intinya, senyuman manis berhubungan erat dengan kondisi gigi dan mulut yang sehat.

Senyum Manis

Bagaimana cara mendapatkan gigi yang sehat khususnya buat si anak ?

Gigi sehat tidak serta merta hadir begitu saja tanpa melalui proses dan tahapan. Dan tahapan yang utama mendapatkan gigi sehat adalah dimulai sejak anak usia dini dan masih kecil. Tentu ini adalah tugas orang tua terutama ibu untuk memperhatikan kesehatan gigi dan mulut si buah hati. Memperhatikan kesehatan gigi dimulai sejak anak masih kecil. Sekalipun masih anak-anak, hal ini sangat penting karena akan mempengaruhi kepercayaan diri si anak. Mereka mungkin bisa dijauhi temannya kalau mulutnya berbau. Mereka juga mungkin diejek jika giginya menghitam kotor. Tentu akan membuat anak menjadi rendah diri dan kehilangan kepercayaan.

Gigi susu atau gigi yang tumbuh pertama kali sebelum tanggal menjadi gigi tetap, sering kurang diperhatikan oleh orang tua. Mereka menganggap kalau menjaga gigi susu bukan hal penting karena nanti akan tanggal dan berganti menjadi gigi tetap. Anggapan itu sebenarnya tidak benar, karena dengan merawat gigi susu, berarti juga mengajarkan kepada anak bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Juga secara langsung mengajarkan pentingnya menjaga rasa percaya diri pada anak dengan menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulutnya. Karena dari sinilah, senyuman manis itu dimulai.

Alasan pentingnya menjaga kesehatan gigi susu anak

Berikut adalah beberapa alasan mengapa menjaga kesehatan gigi susu bagi anak usia dini itu sangat penting diperhatikan oleh orang tua.

  1. Gigi susu pada anak tumbuh secara bertahap dari satu per satu. Pada masa pertumbuhan itulah proses pembentukan gigi di dalam tulang dimulai. Sudah pasti jika gigi susu yang tumbuh di awal ini mengalami kerusakan, maka pembentukan gigi tetap juga akan terpengaruh. Karena itu, sebaiknya orang tua rajin memperhatikan kondisi gigi susu yang tumbuh pertama kali. Apakah ada kerusakan atau tidak. Jika terdapat kerusakan segera konsultasikan pada ahlinya.
  2. Salah satu kerusakan pada gigi susu adalah adanya gigi berlubang. Mungkin hal ini juga tak masuk dalam pantauan orang tua. Padahal gigi berlubang dapat mempengaruhi kualitas mengunyah makanan yang berakibat pada kurangnya kualitas pencernaan. Gigi berlubang pada gigi susu juga cepat sekali menjadi besar. Efeknya, jika sampai lubang gigi ini menghilangkan lapisan pelindung pada gigi, maka akan terasa sakit jika tersentuh sesuatu, seperti ketika mengunyah makanan. Kalau hal ini dibiarkan tanpa penanganan, anak bisa kehilangan nafsu makan yang berakibat pada kekurangan gizi.
    Cobalah anda periksa gigi anak kecil Anda ketika dia sering mengangis ketika mengunyah makanan. Jika memang gigi anak anda ternyata berlubang besar, periksakan segera ke dokter gigi agar mendapatkan solusi. Berdasarkan banyak sumber, biasanya gigi yang berlobang tersebut akan ditambal dengan penambal gigi agar gigi menjadi terlindungi lagi dan rasa sakit menjadi berkurang.
  3. Gigi yang berlubang dan biarkan menyebabkan banyak kotoran menumpuk pada lubang tersebut. Kotoran yang mengendap ini makin lama menjadi karang gigi dan dapat menyebabkan penyakit. Jika dibiarkan terus menerus dapat menimbulkan infeksi yang juga menjadi sebab beberapa penyakit lain seperti sakit jantung, ginjal, paru-paru dan yang lain. Infeksi pada gigi seperti ini biasa disebut fokal infeksi.
  4. Gigi tak sehat tak hanya mengurangi nafsu makan, tapi juga dapat mempengaruhi egresifitas anak. Anak jadi malas melakukan apa-apa seperti bermain dan belajar dikarenakan rasa sakit pada gigi yang dideritanya. Anak menjadi jarang berinteraksi dengan teman dan lingkungannya.

Karena alasan – alasan tersebut di atas, sudah seharusnya orang tua membiasakan diri menjaga dan merawat kesehatan mulut dan gigi anak. Juga selalu berusaha mengajarkan kepada anak cara menjaga kesehatan giginya sendiri. Kelak, ketika anak dewasa, anak dengan sendirinya sudah terbiasa merawat kesehatan demi mendapatkan mulut dan gigi yang sehat tanpa harus sering ditegur dan diingatkan.

Apa yang mesti dilakukan orang tua agar gigi susu anak selalu sehat ?

  1. Sehabis si kecil makan, jangan lupa bersihkan rongga mulutnya. Bersihkan juga gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel. Jika anak sudah mengerti atau memegang sesuatu, ajarkan kepada anak menggosok gigi setelah makan, sebelum tidur dan setelah bangun tidur agar semua kotoran gigi dan semua kuman penyebab bau mulut tak sedap bisa hilang.
  2. Ketika anak menginjak 1 tahun, sebaiknya anak tidak dibiasakan diberi susu dalam dot karena akan mempengaruhi pola pertumbuhan gigi susu anak. Ujung dot yang menekan pada gusi membuat gigi susu tumbuh kurang sehat, kemungkinan juga bisa menyebabkan gigi tumbuh agak menonjol ke luar alias tonggos. Sekalipun masih gigi susu tetap harus diwaspadai bila tumbuh tak normal karena akan berpengaruh juga pada pertumbuhan gigi permanen setelah tanggalnya gigi susu.
  3. Bagi si anak, susu formula bukanlah makanan yang tepat. Susu formula hanya sebuah alternatif bila yang keadaan memang memaksa dan mendesak. Usahakan untuk tidak memberikan susu formula pada anak saat dia akan tidur. Lebih baik anak dibiasakan makan makanan yang banyak mengandung kalsium seperti susu murni tanpa gula, bayam, kacang-kacangan, ikan tuna, ikan salmon dan ikan sarden.
  4. Ketika anak mulai tumbuh gigi, ketika itu pula anak akan belajar makan dengan memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya. Orang tua harus waspada sebab tidak semua yang dimasukkan adalah makanan.
    Jika yang dimasukkan berupa makanan, Orang tua tidak perlu terlalu berhati – hati dengan melembutkan makanan. Biarlah makanan yang dimakannya tidak terlalu lembut karena dengan begitu anak akan berlatih mengunyah makanan. Cobalah rangsang dia untuk mengunyah makanan dengan memberi dia makanan warna warni alami, bukan karena tambahan pewarna.
  5. Jangan takuti anak dengan dokter gigi. Bagaimanapun masa pertumbuhan gigi anak kadang memerlukan pengawasan dan pemeriksaan dokter. Jika anak sudah terbiasa ditakuti, anak akan menganggap bahwa dokter adalah makhluk jahat dan menakutkan sehingga ketika ada keluhan yang berkaitan dengan kesehatan gigi anak, anak jadi takut diajak ke dokter.

Biasakanlah orang tua berkonsultasi dengan dokter gigi saat anak mulai tumbuh gigi agar mendapatkan pengarahan tentang bagaimana menjaga kesehatan gigi anak yang baru tumbuh tersebut.

Kesimpulan :

Mendapatkan senyum manis dimulai dari kondisi gigi yang sehat dan terawat. Dan mendapatkan gigi sehat terawat haruslah dimulai dari sejak gigi mulai tumbuh di usia dini.

Recommended for you

3 Comments

  1. Pingback: Inilah 4 Cara Memerahkan Bibir Agar Terlihat Cantik Mempesona | Sami Share

  2. Pingback: Hati – Hati, Sering Gonta Ganti Pasta Gigi Bisa Sebabkan Sariawan | Sami Share

  3. Pingback: Siapa Bilang Dokter Gigi Di Puskesmas Tidak Berkualitas? - Sami Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *