counter Risiko Olahraga Di Bawah Terik Matahari Dan Cara Mengatasinya – Sami Share

Kesehatan

Risiko Olahraga Di Bawah Terik Matahari Dan Cara Mengatasinya

on

Terlalu sering melakukan olahraga di dalam ruang tertutup atau di gym kadang membaut Anda merasa bosan sehingga Anda mencari suasana baru yang fresh dan menyenangkan dengan melakukan olahraga di ruang terbuka di bawah terik sinar matahari langsung. Disamping suasana baru yang menyenangkan, Anda juga dapat merasakan hembusan angin yang menerpa tubuh Anda. Anda juga bisa merasakan efek interaksi langsung dengan alam di sekitar Anda, melihat kesegaran tanaman hijau, menyaksikan indahnya bunga – bunga juga melihat lalu lalang orang lain kalau melakukannya di tempat publik seperti lapangan dan taman.Olahraga Di bawah Sinar Matahari

Namun, Anda juga harus tahu bahwa berolahraga di bawah terik sinar matahari secara langsung tanpa penghalang memiliki risiko dan bahaya. Anda bisa saja cepat lelah dan mudah terkena dehidrasi. Menurut paparan ahli kesehatan dan olahraga, Michael Bergeron, bahwa hawa panas, lembab, dan tidak berangin mengakibatkan tersendatnya proses evaporasi atau penguapan keringat dari dalam tubuh. Akibatnya panas yang dihasilkan tubuh sebab berolahraga tidak dapat dikeluarkan secara efektif dan mengendap di dalam tubuh.

Apakah Anda akan mengurungkan hasrat Anda untuk tetap berolahraga di bawah terik sinar matahari ?

Tidak perlu, Anda tetap bisa melakukan olahraga di bawah terik sinar matahari. Bagaimanapun, olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kebugaran tubuh. Akan halnya risiko, itu bisa dihindari asal mengetahui gejalanya, cara mengantisipasi, dan cara mengatasinya.

Berikut beberapa risiko yang mungkin Anda hadapi pada saat Anda melakukan olahraga di bawah terik sinar matahari dan cara efektif mengatasinya.

1. Mengalami Kram

Anda dapat mengetahuinya karena kram memiliki tanda yang langsung bisa Anda rasakan yaitu munculnya rasa nyeri pada otot. Kram ini biasanya muncul ketika tubuh Anda mengalami dehidrasi yang disebabkan kekurangan cairan atau zat elektrolit.KramCara mengatasinya :

Ketika terjadi kram Anda harus menghentikan aktifitas olahraga Anda dan carilah tempat sejuk untuk berteduh. Lalu minumlah minuman yang banyak mengandung zat elektrolit semisal isotonik. Beristirahatlah sebentar sampai cairan tubuh kembali dan tubuh terasa fit lagi.

Oleh karena itu, sebelum Anda melakukan olahraga di bawah terik sinar matahari, siapkanlah selalu minuman isotonik guna mengantisipasi jika terjadi nanti terjadi kram.

2. Rasa lelah yang luar biasa

Kalau Anda sudah merasakan sakit kepala dan pusing, perut terasa mual, tubuh lemah dan suhu tubuh meningkat, atau jatuh pingsan, berarti Anda mengalami rasa lelah yang luar biasa. Penyebabnya adalah pergerakan tubuh Anda saat olahraga mengakibatkan terganggunya distribusi cairan tubuh. Penyebab lainnya adalah perpindahan darah dari organ vital ke bagian tubuh lain yang sedang aktif bergerak. Hal inilah yang kemudian membuat tubuh Anda menjadi lemah dan tidak sadarkan diri.KelelahanCara mengatasinya :

Ketika Anda sudah merasakan keluhan – keluhan di atas, berhentilah berolahraga. Lalu berbaringlah sejenak. Posisikan kaki Anda lebih tinggi dari kepala Anda dengan meletakkan sesuatu di bawah kaki sebagai pengganjal. Hal ini bertujuan agar sirkulasi darah Anda kembali normal. Darah kembali terdistribusi ke jantung.

Minumlah air sebanyak – banyaknya dan dinginkan kulit Anda dengan menggunakan kain atau handuk yang dibasahi air dingin dan dililitkan ke kulit.

3. Mengalami Dehidrasi

Ketika Anda mulai merasakan pusing dan sakit kepala diiringi rasa haus luar biasa, itu tandanya Anda mulai kekurangan cairan signifikan atau mengalami dehidrasi.

Dehidrasi adalah terjadinya gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh yang dibarengi dengan terganggunya keseimbangan zat elektrolit. Dehidrasi terjadi akibat cairan yang keluar dari dalam tubuh lebih banyak daripada cairan yang masuk. Ketika Anda berolahraga, Anda mengeluarkan banyak cairan tubuh melalui keringat. Jika tidak diimbangi dengan minum, kemungkinan besar Anda akan mengalami dehidrasi karena cairan dalam tubuh tidak seimbang.DehidrasiCara mengatasinya :

Jangan biarkan diri Anda tidak minum dalam waktu lama supaya tubuh tetap segar. Jika sudah terlanjut mengalami dehidrasi dengan merasakan keluhan – keluhan di atas, istirahatlah di tempat sejuk. Lalu minumlah air putih atau minuman yang banyak mengandung zat elektrolit semisal isotonik.

4. Stroke karena kepanasan

Bisa jadi inilah risiko paling menakutkan dan membahayakan yang bisa saja terjadi pada Anda ketika berolahraga di bawah terik sinar matahari. Tandanya Anda mengalami stroke karena kepanasan adalah meningkatnya temperatur tubuh hingga mencapai 40 derajat celcius. Anda merasakan pusing, mengigau kemudian bisa saja pingsan. Kalau Anda mengalami stroke, artinya sistem peredaran tubuh Anda terganggu, beberapa organ tubuh Anda juga mengalami kerusakan.

Penyebab paling lazim mengalami stroke karena kepanasan adalah karena Anda masih memaksakan diri mengerahkan seluruh tenaga untuk berolahraga sementara Anda sudah mengalami dehidrasi. Hal ini mengakibatkan pecahnya sistem saraf pusat.KepanasanCara mengatasinya :

Sebelum Anda benar-benar tidak berdaya, saat Anda sudah merasakan tanda – tanda di atas, secepat mungkin Anda menghentikan olahraga Anda dan berteduhlah di tempat yang dingin. Berikan ke tubuh Anda sesuatu yang sangat dingin yang bisa segera Anda temukan seperti air dingin dan es. Lalu secepatnya pula Anda mencari medis untuk meminta pertolongan.

Itulah beberapa risiko berolahraga di bawah terik sinar matahari dan cara mengatasinya. Dikarenakan fatalnya akibat yang ditimbulkan, maka sebaiknya Anda benar – benar mempersiapkan diri. Pastikan kondisi tubuh Anda benar – benar fit. Siapkan minuman putih dan minuman isotonik secukupnya. Siapkan juga seperangkat PPPK. Pastikan tempat yang melakukan olahraga mudah dijangkau orang lain agar jika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, Anda bisa secepatnya meminta pertolongan.

Selamat Berolahraga !

Recommended for you