counter Satu Setengah Tahun Di Vivalog, Ini Kesan Paling Terasa – Sami Share

Info

Satu Setengah Tahun Di Vivalog, Ini Kesan Paling Terasa

on

Gak terasa sudah satu setengah tahun lebih saya gabung dan ikut meramaikan Vivalog, salah satu platform untuk berbagi, mempromosikan, dan meningkatkan traffic blog-blog terbaik dan paling menarik di Indonesia. Banyak kesan dan manfaat yang kadang membuat saya rada menyesal, mengapa tak sedari dulu bergabung di Vivalog. Tapi, tak apa lah, yang berlalu biarlah berlalu. Justru karena itulah, saat ini saya rada berat bila harus meninggalkan Vivalog.

Vivalog memang dudu seorang pacar atau istri yang selalu mendampingi setiap saat. Tapi, Vivalog juga bukan orang lain bagi blog ini karena Vivalog sudah memberikan tempat tersendiri untuk selalu membantu blog ini berbagi informasi, pengetahuan serta ilmu pada banyak orang.

Viva Log

Masih teringat saat pertama kali saya kenal Vivalog dari hasil surfing dan kemudian bergabung menjadi bagian keluarga besar Vivalog. Sempat muncul rasa kecil hati dan keraguan kalau kalau blog ini tidak masuk dalam kategori layak untuk tampil di Vivalog. Maklum, saya merasa blog ini sangat sederhana. Tak ada tampilan neko – neko atau terkesan penuh seni. Informasi yang saya tulis pun tak sepenuhnya ide sendiri meski dijamin 95% bukan copas. Saya mencari sumber di internet dan memilih mana yang termudah untuk dimodifikasi menjadi artikel unik tanpa mengubah inti informasi yang ada.

Lain perasaan saya, lain pula kenyataan yang ada. Ternyata Vivalog tidak pernah membeda – bedakan antara blog keren dan tidak keren. Asal bermanfaat bagi pembaca sebagai sebuah informasi atau pengetahuan, semua artikel yang dikirim pasti ditampilkan, kecuali bila karena pertimbangan lain, artikel yang masuk terkadang tak pernah ditampilkan.

Terlepas dari semua itu, banyak banget kesan yang saya rasakan semenjak blog ini menjadi bagian dari Vivalog. Beberapa diantaranya mungkin sama dirasakan oleh blogger lain yang sama – sama berbagi informasi di Vivalog.

Pertama; Rasa Puas dan Bangga

Begitu artikel dikirim ke Vivalog, ada rasa harap – harap cemas. Menanti apa yang akan terjadi selanjutnya, diterima atau ditolak, ditampilkan atau disimpan. Begitu terlihat artikelnya muncul, ati rasane plong. Berganti menjadi rasa bangga karena artikelnya masuk kategori layak tampil di Vivalog yang berarti layak dibaca banyak orang seluruh dunia.

Kedua; Trafik Meningkat

Trafik Meningkat

Tak dipungkiri, ini termasuk yang paling diharapkan para blogger saat mengirim artikel di Vivalog termasuk saya. Seperti diketahui, situs berita viva.co.id dikunjungi jutaan orang tiap hari dari seluruh dunia. Baiknya, viva.co.id menyediakan tempat khusus buat para pemilik blog yang ingin berbagi informasi blognya melalui halaman khusus yaitu log.viva.co.id. Hal ini lah yang kemudian dimanfaatkan para blogger selain untuk berbagi informasi, juga meningkatkan trafik. Mesti wae hati ikut senang punya blog dikunjungi ribuan visitor.

Ketiga; Tambah Semangat Ngeblog

Yang namanya kebosanan memang tak bisa ditolak kedatangannya. Dan selalu saja ada alasan untuk menjadi bosan yang kadang tidak masuk akal. Ngeblog, menulis, nongkrongin laptop atau PC tiap hari, lama – lama bosan juga. Terlebih bila pamrih yang diharapkan dari ngeblog tak juga terpenuhi. Itu yang dulu saya rasakan jauh sebelum kenal Vivalog. Tapi begitu kenal Vivalog, lalu beberapa artikel sering tampil di Vivalog, perasaan itu mulai terkikis. Semangat untuk ngeblog jadi makin bertambah. Saya akui, pengaruh ini muncul karena dampak menyenangkan setelah blog tampil di Vivalog seperti perasaan puas dan bangga, meningkatnya trafik, juga makin bertambahnya earning.

Masih banyak kesan menyenangkan lain yang tak bisa saya sebutkan semua. Meski begitu, Vivalog juga tak sepenuhnya sempurna, kekurangan tentu saja ada. Sekarang, untuk tampil di Vivalog relatif lebih sulit dibanding dulu. Entah apa sebabnya saya juga tahu, bisanya cuma menebak-nebak. Mungkin karena semakin banyaknya blogger – blogger baru yang mengirim artikel blognya ke Vivalog membuat admin jadi kewalahan. Mungkin juga karena admin sekarang sangat selektif menerbitkan artikel yang masuk. Mungkin juga karena admin lebih memberikan kesempatan kepada blogger – blogger baru biar sama sama merasakan pernah tampil di Vivalog. Dan mungkin mungkin yang lain …

Dari sisi tampilan halaman Vivalog, jujur, bila membandingkan tampilan halaman Vivalog dulu waktu awal awal gabung dengan tampilan sekarang, saya lebih suka tampilan yang dulu.

Sedikit review, menurut saya, tampilan halaman Vivalog sekarang yang menonjol justru gambar-gambar thumbnail-nya. Porsi berita yang ditampilkan lebih sedikit sehingga untuk membaca berita berikutnya, pengunjung harus berpindah ke halaman 2. Secara psikologis, kebanyakan pengunjung tidak suka berpindah ke halaman 2, jadi artikel yang sudah berpindah ke halaman 2 menjadi berkurang drastis pembacanya. Begitu juga dengan gambar slide untuk artikel baru, terlalu besar.

Kalau dulu sebelum tampilan berubah, halaman Vivalog sangat penuh dengan berita. Gambar slidernya juga jauh lebih kecil dari sekarang. Artikel yang dipublish dipilah – pilah berdasarkan kategori dengan lampiran gambar thumbnail yang kecil sehingga beritanya menjadi lebih banyak. Bagi saya, tampilan dengan menonjolkan kuantitas berita ini lebih pas karena sesuai dengan situs log.viva.co.id sebagai salah satu sub situs berita utama dibanding dengan tampilan sekarang. But, itu hanyalah pandangan saya.

Terlepas dari berbagai kekurangan yang bersifat individual seperti di atas, Vivalog sudah sangat membantu meningkatkan blog ini dalam segala hal. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan selama ini. Harapan saya semoga ke depan Vivalog makin berkualitas dan menyenangkan semua kalangan baik itu para blogger pengirim artikel maupun para pembaca di seluruh penjuru dunia.

Terima kasih Vivalog !

Recommended for you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *