Tanda-Tanda Orang Akan Meninggal Dunia

Hidup dan mati adalah hal pasti yang tak bisa dipisahkan. Setiap yang hidup, suatu saat pasti mengalami mati. Adapun bagaimana prosesnya, ini yang berbeda – beda antara satu dengan yang lain. Ada yang mati begitu saja tanpa sebab. Ada yang mengalami mati dengan berbagai sebab seperti kecelakaan, sakit, bunuh diri, bencana alam, terbunuh, dibunuh atau sebab yang lain. Meski begitu, beberapa peristiwa kematian terkadang bisa diprediksi akan segera tiba dengan munculnya fenomena yang menjadi tanda-tanda orang akan meninggal dunia.

Tanda-tanda orang akan meninggal dunia.

Dalam situasi normal, orang sakit sering kali menunjukkan gejala yang bisa jadi sebuah tanda bahwa masa hidupnya sudah tak lama lagi dan akan segera berakhir dalam beberapa hari atau beberapa minggu lagi.

1. Merasa gelisah

Perasaan gelisah yang menyelimuti pikirannya membuat tidur menjadi sulit, sekalipun sudah bergonta – ganti posisi tidur.

2. Menarik diri

Semua kegiatan favoritnya mulai ditinggalkan. Begitu pula dengan berbagai aktifitas sosial yang digelutinya, sedikit demi sedikit mulai dilepas dan tak ingin terlibat lagi.

3. Sering mengantuk

Seperti tidak ada waktu yang digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat, waktunya akan lebih banyak dihabiskan untuk tidur.

4. Kehilangan nafsu makan

Tidak ada semangat dan gairah untuk hidup. Nafsu makan dan minumnya makin berkurang tiap hari, tidak seperti hari – hari sebelumnya. Kalau pun mau makan, porsinya hanya sedikit sekali.

5. Mengalami jeda saat bernapas

Sering terjadi baik sedang tidur maupun terjaga. Entah karena sesak nafas atau sebab lain, jeda nafas bisa menjadi tanda-tanda kurang baik bagi kelangsungan hidupnya.

6. Luka yang sulit sembuh

Kondisi semacam ini biasa dialami penderita diabetes tipe basah. Luka atau infeksi yang ada pada tubuhnya sangat sulit untuk sembuh.

7. Pembengkakan

Tanda-tanda orang akan meninggal dunia berikutnya adalah terjadi pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti kaki, tangan atau bagian tubuh yang lain.

tanda-tanda-orang-akan-meninggal

Proses sekarat

Proses sekarat dimulai saat tubuh tidak lagi mampu mendapatkan asupan oksigen yang dibutuhkan secara penuh. Sel – sel dalam tubuh memiliki kemampuan bertahan hidup yang berbeda – beda. Sebagian ada yang segera mati begitu ada penurunan asupan oksigen. Sebagian lagi bisa bertahan sampai beberapa saat. Karenanya, proses sekarat maut seseorang berbeda – beda tergantung kekuatan bertahan sel – sel yang kekurangan oksigen.

Sementara, sel – sel otak hanya bisa berfungsi bila asupan oksigennya tercukupi dalam jumlah besar. Saat asupan oksigen ke otak mengalami penurunan secara drastis, sebagian besar sel – sel otak akan mengalami kematian dalam waktu singkat antara 3 – 7 menit saja.

Salah satu tanda orang sekarat adalah lebih banyak tidur dari biasanya dikarenakan untuk menghemat energi yang memang tinggal sedikit. Saat energi tersebut lenyap, nafsu makan dan minum juga akan hilang. Proses menelan jadi sulit, mulut terasa sangat kering sehingga bila dipaksa minum justru bisa membuatnya tersedak.

Orang sekarat juga kehilangan kemampuan mengontrol kandung kemih dan usus sehingga mudah mengompol. Selain itu, perasaan selalu gelisah, bingung, tidak tenang sebab tak dapat bernafas dengan teratur. Saat sel – sel dalam tubuh mulai lepas koneksi atau kehilangan sambungan, tubuh mulai mengalami kejang otot.

Makin lama kaki dan tangan makin dingin karena aliran darah mulai berhenti, menandakan kematian semakin dekat. Terhentinya aliran darah semakin menjalar ke bagian tubuh yang lain seperti lengan, kuku, dan bibir. Tidak ada lagi kemampuan merespon sesuatu di sekelilingnya. Biarpun mata terbuka, namun tatapan matanya kosong dan tak melihat sekitarnya.

Selanjutnya…

Selanjutnya nafas akan terhenti sama sekali diiringi dengan berhentinya jantung berdetak.

Secara klinis saat jantung berhenti berdetak bersamaan dengan berhentinya nafas, orang sudah dikatakan mati sebab tak ada lagi sirkulasi dan oksigen yang bisa mencapai seluruh sel – sel tubuh. Akan tetapi, kematian klinis ini bisa diurungkan dengan bantuan nafas buatan (CPR), ventilator atau transfusi. Jika dalam 4 hingga 6 menit tak ada perubahan, berarti jantung sudah benar – benar tidak berfungsi lagi.

Secara otomatis karena jantung sudah tidak berfungsi, oksigen dan aliran darah ke otak dan seluruh tubuh juga ikut terhenti. Akibatnya, dalam hitungan detik otak dan seluruh tubuh benar – benar mati. Disitulah akhir perjalanan hidup manusia di dunia.

Tanda-tanda orang akan meninggal dunia di atas terkadang tidak berlaku semuanya manakala kematian terjadi sangat cepat seperti orang yang meninggal karena hukuman mati ditembak, tersengat aliran listrik berkekuatan besar, tersambar petir, mati di tempat karena kecelakaan dan kematian-kematian cepat yang lain.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *