Waspada, 3 Gangguan Leher Ini Bisa Berujung Kematian

Leher adalah organ yang menjadi penghubung kepala dengan tubuh. Di dalamnya terdapat pembuluh darah yang menuju otak dan seluruh organ di kepala. Di dalam leher pula terdapat saluran pencernaan dan pernapasan.

Sebagai organ penghubung penting, gangguan apapun yang menyerang leher bisa menimbulkan hal – hal yang tidak baik bahkan cenderung fatal.

Nyeri Leher

Ada 3 organ penting pada leher yang harus selalu diperhatikan. Jangan sampai mengabaikan atau main – main, sebab bila ketiganya terganggu bisa berujung kematian.

1. Trakea

Trakea tabung sistem pernapasan manusia sepanjang 10 – 16 cm dengan diameter antara 20 hingga 25 mm. Susunan trakea terdiri dari tulang rawan yang menyerupai cincing berbentuk huruf C yang mengelilingi.

Dikatakan oleh dr. Wawan Mulyawan, Sp, BS, SpKP, dokter spesialis bedah syaraf TNI AU “Jika kita memotong atau menyumbat trakea, maka aliran udara akan terhenti pasokannya ke paru-paru. Dalam beberapa menit, organ tubuh segera akan kekurangan oksigen. Otak adalah organ yang paling rentan terganggu hingga bisa segera pingsan, henti jantung dan meninggal. Ini bisa terjadi hanya dalam beberapa menit hingga belasan menit,”

2. Pembuluh darah arteri karotis

Arteri karotis adalah dua pembuluh darah yang menyuplai darah ke leher, kepala dan otak. Keduanya berjalan di kedua sisi leher yaitu sisi kanan dan kiri leher.

Bila terjadi putus pada kedua pembuluh darah karotis yang disebabkan karena terpotong atau penyumbatan, maka suplai darah ke otak akan terhenti. Efeknya, tak ada pasokan oksigen ke otak yang menyebabkan pingsan, nafas terhenti dan meninggal.

3. Tulang belakang

Dalam tulang belakang terdapat sumsum yang berisi semua syaraf pusat dari / menuju otak dan seluruh organ tubuh di bawah leher. Bila tulang belakang pada leher ini patah atau terjadi dislokasi, sumsum tulang akan cedera disebabkan karena tulang leher tidak stabil. Selain bisa menimbulkan lumpuh pada kaki dan tangan, kehilangan kemampuan buang air kecil dan buang air besar, patah tulang belakang pada leher bisa mengakibatkan nafas terhenti dan meninggal.

Oleh karena itu, disarakan bagi yang memiliki gangguan kesehatan seperti nyeri pinggang, nyeri punggung, nyeri leher dan lainnya untuk segera konsultasi ke dokter spesialis syaraf, spesialis ortopedi, spesialis bedah syaraf, atau ke dokter umum dan fisioterapis untuk didiagnosa apa yang sebenarnya terjadi, sehingga bisa diminimalisir segala risiko buruk yang bisa ditimbulkan.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *