3 Cara Favorit Merawat Rambut Kewanitaan

Bagi para wanita, pasti tahu lah kalau area kewanitaan wajib dirawat setiap hari. Kelembaban dan kebersihannya harus pas agar tidak menjadi sarang bakteri jahat penyebab penyakit. Banyak cara dan metode bisa dilakukan para wanita, salah satunya adalah selalu menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan dengan merawat rambut rambut yang tumbuh di area tersebut.

Rambut kewanitaan yang tumbuh terlalu lebat dan banyak memungkinkan bakteri jahat bersarang semakin besar dan berkembang biak semakin cepat. Bila sudah begitu, sulit membersihkannya secara maksimal. Karena itulah, rambut kewanitaan sangat perlu untuk dirapikan.

Membersihkan Rambut Kemaluan

Dari sekian banyak cara merawat rambut di area kewanitaan, berikut ini adalah tiga cara paling favorit wanita dalam merawat rambut kewanitaan. Ketiganya memiliki satu kemiripan yaitu mengurangi atau bahkan ‘menghabisi’ hingga tak tersisa, namun dengan teknik yang berbeda.

Pertama : Waxing

Yaitu menghilangkan rambut kewanitaan dari ujung hingga ke akarnya. Prosesnya, rambut kewanitaan yang terlalu panjang dipotong lebih dulu. Kulit rambut kemudian digosok agar sel – sel kulit yang mati hilang sehingga memudahkan dalam mencabut rambut hingga ke akarnya. Biasanya, setelah proses waxing kulit akan terasa pedih. Jadi, disarankan bagi melakukan teknik ini untuk tidak mengenakan celana dalam yang ketat dan berbahan kasar.

Cara waxing bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun bila tidak yakin akan hasilnya, banyak tempat perawatan kecantikan wanita memberikan pelayanan waxing. Harga yang ditawarkan pun bervariasi tergantung model seperti apa yang diinginkan. Mau dicabut semua atau sebagian dengan dikreasi berbagai model.

Hasil teknik waxing ini berbeda – beda antara satu orang dengan yang lain. Namun yang paling umum, untuk tumbuh kembali rambut kewanitaan memerlukan waktu 5 – 6 minggu.

Kedua : Mencukur

Banyak wanita memilih cara kedua ini dalam menghilangkan rambut kewanitaan karena caranya cukup simpel dan tidak banyak proses. Cukup dengan mengoleskan shaving cream yang biasa digunakan untuk mencukur rambut lalu dicukur dengan lembut menggunakan alat pencukur yang tajam hingga bersih.

Shaving Cream

Dari segi hasil, menghilangkan rambut kewanitaan dengan mencukur memang tidak bertahan lama. Rambut kewanitaan akan tumbuh kembali setelah 2 sampai 3 hari. Jadi, kalau sudah memutuskan memilih cara ini, wanita harus rajin dan sabar melakukan cukur.

Ketiga : Terapi laser

Cara ini dilakukan oleh orang yang sudah ahli dan di tempat khusus perawatan kecantikan wanita yang menyediakan layanan terapi laser menghilangkan rambut kewanitaan. Prosesnya, sebelum melakuan terapi, rambut kewanitaan harus dicukur hingga habis tak tersisa. Akan lebih baik bila dilakukan sehari sebelum melakukan terapi laser sebab biasanya setelah mencukur, kulit akan terasa pedih.

Hasil dari teknik terapi laser ini, rambut kewanitaan akan hilang secara permanen. Biasanya cara ini dilakukan para wanita yang memang menginginkan rambut kewanitaannya tidak tumbuh lagi. Hanya saja, perawatan teknik ini terbilang cukup mahal karena harus dilakukan berkali – kali untuk mendapatkan hasil maksimal.

Nah, itulah 3 cara favorit wanita merawat rambut kewanitaan. Mana cara yang paling Anda inginkan untuk dicoba, itu terserah. Yang paling penting adalah selalu memastikan kebersihan dan kesehatan area kewanitaan dengan baik. Oke …

Selamat mencoba !

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

3 Comments
  1. 2 years ago
    Nila Auliya

    kayaknya kalo cara yg pertama menyakitkan deh, tapi bisa bersih sempurna.
    ihhh, nggak sampai membayangkan rasa sakitnya,

    Reply
  2. 2 years ago
    Nazla Nadia

    pinginya sih yang nomer tiga,.. dengan menggunakan laser tapi kayaknya biayanya mahal ya,….

    Reply
  3. 5 months ago
    Agen Sabung Ayam

    Saya mencukurnya sampai habis, dan rasanya lebih nyaman dan bersih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *