counter 7 Alasan Mengapa Penggerebekan Selalu Menakutkan – Sami Share

Info

7 Alasan Mengapa Penggerebekan Selalu Menakutkan

on

Seringnya media memberitakan tentang kejahatan dan penangkapan terhadap pelaku aksi kejahatan membuat kita semakin sering mendengar kata penggerebekan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Penggerebekan adalah penangkapan terhadap pelaku aksi kejahatan dengan mendatangi kediamannya secara mendadak.

Pada perkembangannya, penggerebekan tidak hanya dilakukan terhadap aksi kejahatan kriminal. Tindakan yang melanggar norma kemasyarakatan pun sering kali jadi sasaran penggerebekan. Seperti saat ada orang melanggar aturan jam bertamu terhadap lawan jenis. Bila sudah melewati jauh dari batas waktu bertamu dan terlalu sering dilakukan, masyarakat bisa saja menggerebeknya untuk dimintai pertanggungjawaban.

Meski tidak melakukan tindakan asusila atau kriminal, mereka tetap harus bertanggung jawab terhadap masyarakat karena sudah melanggar aturan yang telah ditetapkan bersama.

Penggerebekan terhadap pelaku kejahatan lebih banyak dilakukan oleh aparat negara. Baik itu TNI, polisi, satpol PP atau aparatur negara yang lain. Namun yang pasti, siapapun yang melakukan, penggerebekan selalu menakutkan terutama bagi oknum yang bersangkutan atau yang sedang digerebek.

Ketakutan terkadang tidak hanya dirasakan oleh oknum yang jadi sasaran. Orang lain yang tidak ada sangkut pautnya pun bisa saja takut saat penggerebekan itu terjadi.

Berikut 7 Alasan Mengapa Penggerebekan Selalu Menakutkan

1. Dilakukan secara tiba-tiba

Yang namanya penangkapan terhadap penjahat tentu dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan. Tujuannya agar penjahat tidak tahu kalau dia sedang diincar. Aparat biasanya sudah memberikan peringatan sebelumnya melalui media untuk menyerahkan diri. Bila hal itu tak diindahkan, barulah perburuan dan penggerebekan dilakukan dengan segala perencanaan yang sangat matang.

2. Baru pertama kali digerebek

Bagi banyak orang berurusan dengan aparat adalah hal yang sangat dihindari. Terlebih buat orang yang sama sekali belum pernah mengalaminya. Mereka akan berusaha untuk tidak melakukan perbuatan yang bisa membuatnya berurusan dengan aparat.

Ketakutan juga dirasakan buat pelanggar hukum non kriminal. Seperti pedagang yang terkena razia satpol PP karena jualan di trotoar. Atau pemilik kendaraan yang kendaraannya digerebeg petugas dishub karena parkir sembarangan.

3. Membawa senjata

Dengan tampilan tegap dan menenteng senjata api sering membuat orang yang digerebek ciut nyali. Mereka jadi tidak bisa berkutik untuk melawan karena takut ditembak.

Tak hanya senjata api saja, peralatan lain yang bisa digunakan pelengkap penggerebekan juga bisa bikin kecut. Seperti pentungan satpol PP dan tongkat panjang yang sering dibawa saat menggerebek. Atau mobil petugas yang bisa digunakan untuk mengangkut dagangan bikin PKL nakal takut barang dagangannya disita dan tak kembali.

4. Ada intimidasi

Alasan lain penggerebekan seringkali menakutkan adalah adanya intimidasi. Bisa berupa gertakan, ancaman, atau pemaksaan.

Meski tidak setiap orang takut dengan intimidasi, tapi secara umum dibentak-bentak dengan suara keras, diancam dan dipaksa-paksa memang bisa bikin orang lain gemetar ketakutan.

5. Ada tindakan kekerasan

Ketakutan lain saat penggerebekan adalah adanya tindak kekerasan yang menyasar pada tubuh seperti dipukul, ditendang, diseret-seret, dan tindakan kekerasan yang lain.

Tak jarang kekerasan juga menyasar pada benda-benda seperti memecahkan kaca jendela, pintu, melempar meja kursi, menghancurkan komputer, membakar sepeda motor dan mobil, membakar dokumen serta yang lain.

6. Bayangan penjara

Siapapun tak ingin hidup di balik jeruji besi alias dipenjara. Ketika orang tertangkap basah saat penggerebekan pikirannya pasti berkecamuk. Ada ketakutan yang menghantui yaitu bayangan penjara.

Meski faktanya dia tidak bersalah, tetap saja tak bisa menghilangkan perasaan kalau sebentar lagi dirinya pasti jadi narapidana.

7. Merasa malu

Tertangkap basah saat penggerebekan sama halnya dibuka aibnya lebar-lebar. Apalagi bila media ikut memberitakan, semakin banyak orang yang mengetahui kalau dia adalah pelaku kejahatan.

Sama halnya saat pasangan bukan suami istri tertangkap oleh petugas satpol PP atau digerebek oleh masyarakat saat asyik-asyik indehoy, pasti keduanya sangat malu. Itu juga belum seberapa karena tindakan memalukannya juga akan diingat orang lain dan tetangganya sampai waktu yang lama.

Itulah 7 alasan mengapa penggerebekan selalu menakutkan. Makanya, jauhi segala tindakan tidak baik yang bisa memancing aparat atau masyarakat menggerebek Anda sewaktu-waktu tanpa Anda ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *