Ini Alasan Utama Makanan Cepat Saji Dikatakan Makanan Sampah

Yang diharapkan dari mengkonsumsi makanan adalah tercukupinya nutrisi dan gizi seimbang dalam tubuh demi terjaganya kesehatan. Ada karbohidrat untuk menjaga dan meningkatkan energi. Protein untuk membantu pembentukan jaringan tubuh. Ada vitamin dan mineral untuk pembentukan tulang dan gigi. Serta kandungan gizi yang lain.

Namun, tidak semua makanan yang ada makan adalah baik buat Anda. Kadang kala justru memiliki akibat buruk dikarenakan kandungan gizi yang tidak seimbang.

Salah satu jenis makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi setiap hari karena memang tidak baik untuk kesehatan adalah fast food atau makanan cepat saji. Di beberapa negara makanan ini sangat dihindari bahkan oleh para ahli gizi dikategorikan sebagai junk food atau makanan sampah.

Kebanyakan makanan ini adalah hasil olahan dengan cara digoreng, mengandung gula tinggi serta kadar garam berlebihan. Sebagai contoh dalam setia satu buah burger mengandung sekitar 1.200 kalori. Ini tentu sangat tinggi jika dibandingkan dengan kebutuhan kalori tubuh manusia.

Seperti dikutip dari herbalife.co.id bahwa kebutuhan kalori harian untuk pria dengan berat badan 200 pon atau 90.7 kg adalah 2.800 kalori. Kalau hanya satu burger saja sudah menghasilkan 1.200 kalori, Anda bisa membayangkan berapa kalori yang akan masuk dalam tubuh jika dalam seharian Anda makan bermacam-macam makanan dari pagi siang hingga malam.

Jika kalori ini bisa dipergunakan dengan baik, maka akan tersimpan dalam tubuh berupa lemak. Namun lemak berlebih juga berdampak buruk yaitu terjadinya obesitas atau kegemukan.

Kalau kalori tinggi ini tidak dipergunakan dengan baik oleh tubuh, akan rentan sekali terhadap berbagai macam penyakit seperti penyakit jatung, diabetes, osteoporosis, stroke, alzheimer dan lain-lain.

Itulah alasan mengapa makanan cepat saji tidak baik untuk kesehatan. Keputusan bijak ada di tangan Anda. Jika Anda lebih mengutamakan kesehatan Anda, sebaiknya Anda mulai mengurangi porsi konsumsi makanan cepat saji ini dan beralih ke makanan sehat yang lebih alami dan rendah kalori seperti buah-buahan dan makanan olahan sendiri.

Selamat memilih !

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *