Gara – Gara Gadget, Hubungan Jadi Tak Ngejreng

Semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi macam gadget harusnya bisa membuat pasangan yang jauh menjadi terasa dekat. Namun ironi, yang terjadi kadang malah sebaliknya. Gadget justru menjadi biang keladi renggangnya hubungan dengan pasangan. Bahkan sampai di tempat tidur pun, masing – masing disibukkan oleh gadgetnya sendiri. Walhasil, hubungan jadi tak ngejreng alias hambar.

Setidaknya ada 3 alasan mengapa gadget memiliki potensi besar merusak hubungan antar pasangan.

Pertama, bercinta dikesampingkan

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa 40 persen responden yang dilibatkan ternyata memilih untuk berhenti sejenak hanya untuk membaca pesan masuk, menerima panggilan telepon, atau melihat beberapa situs melalui gadgetnya. Artinya, mereka justru lebih mementingkan gadgetnya daripada pasangannya saat bercinta. Padahal hal ini membuat suasana tidak nyaman. Ketika bercinta dilanjutkan, rasanya tidak lagi ngejreng seperti sebelumnya.

Kedua, bercinta kilat

Bisa jadi tetap melanjutkan bercinta, tapi tidak dilakukan dengan tenang. Karena gadget berbunyi, pasangan menjadi tergesa – gesa untuk menyelesaikan bercintanya agar bisa segera menerima panggilan atau membalas pesan yang masuk menumpuk. Pikiran tidak lagi fokus bagaimana membuat puas pasangan bercintanya. Tentu hal ini membuat bercinta tak lagi bisa dinikmati secara maksimal.

Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan Dr. Mark McCormack terhadap 15 pasangan sungguh mencengangkan dan sangat serius. Hampir semua mengatakan bahwa membawa berbagai gadget seperti laptop, handphone, smartphone atau yang lain saat masuk ke kamar tidur sangat berpotensi merusak suasana dan membuat bercinta menjadi hambar.

Ketiga, merangsang melakukan hal tak penting

Seperti merekam saat bercinta kemudian mengirimkannya ke gadget atau mendengarkan musik dengan headset. Ada yang beralasan, mereka melakukan hal – hal tersebut untuk membangkitkan gairah dan menghangatkan suasana. Padahal tidak semua pasangan menyukainya. Bisa jadi mereka pasangannya yang tidak suka hanya diam karena menghargai. Namun, hati dan perasaan tak bisa dibohongi. Bila terlalu sering dilakukan, tentu bisa membuat hubungan menjadi renggang. Hubungan pun jadi terasa hambar.

Harus diakui, gadget memang membawa banyak manfaat. Bisa menjadi alat mengembalikan hubungan pertemanan yang telah lama hilang, melihat berbagai kenangan masa lalu yang pernah dilakukan. Mendekatkan jarak yang jauh dengan mudahnya berkomunikasi.

Tapi, semua harus dilakukan secara bijaksana, disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Bagaimanapun juga, perasaan emosional yang tumbuh dalam diri akan lebih terasa mendalam bila terjadi interaksi secara langsung tanpa terganggu oleh hal-hal lain, terlebih saat berdua dan bercinta dengan pasangan. Salah waktu dan tempat dalam menggunakan gadget justru berakibat buruk. Hubungan jadi  tak ngejreng alias menjadi hambar bagai sayur tanpa garam.

So, jauhkan gadget sekarang juga dan selamat bercinta !

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *