Inilah 5 Gaya Hidup Sehat Yang Murah Namun Berkelas

Makin meningkatnya kesadaran gaya hidup sehat di masyarakat, berbagai produk dan layanan berlabel sehat ikut bermunculan di pasaran. Tentu saja, harganya tidak lagi murah karena diproduksi dengan biaya yang tak sedikit.

Bila menuruti kemauan para penyedia produk kesehatan, sudah pasti banyak anggaran yang kita disediakan. Katakanlah untuk membeli makanan diet siap saji, pressed juice, berbagai vitamin, membayar tutor senam sehat, membayar bulanan member gym atau membeli seperangkat alat kesehatan, harganya sudah seabrek.

Bagi mereka yang kelebihan uang, hal – hal tersebut tidak jadi soal. Mereka bisa memenuhinya tanpa rasa berat dan kehilangan. Namun, bagaimana dengan kita dan orang lain yang dikaruniai rejeki sekedar cukup, sementara tuntutan hidup sehat juga harus dipenuhi?

Tak perlu khawatir, tanpa biaya mahal pun kita tetap bisa bergaya hidup sehat, memiliki tubuh yang bugar dan mencegah datangnya penyakit. Hanya saja kita perlu komitmen, melakukannya secara kontinyu sehingga menjadi sebuah kebiasaan sehari-hari.

gaya-hidup-sehat

Simak baik-baik gaya hidup sehat yang murah namun berkelas berikut ini :

1. Biasakan Berjalan Kaki

Kemudahan fasilitas transportasi memang memiliki banyak keuntungan. Banyak pekerjaan berlainan tempat bisa diselesaikan karena jarak yang bisa diperpendek dengan bantuan kendaraan beroda. Di sisi yang lain, kemudahan tersebut membuat banyak orang menjadi malas menggunakan kakinya untuk jalan kaki. Padahal, kurangnya gerak fisik justru menjadi sebab paling utama menurunnya tingkat kebugaran dan kesehatan tubuh.

Tidak harus berolahraga yang berbiaya mahal atau dengan peralatan mahal. Kita bisa mulai gaya hidup sehat dengan membiasakan diri berjalan kaki di sekitar kita atau ke tempat-tempat yang tidak terlalu jauh dari tempat kita. Bila perlu, berjalanlah tanpa alas kaki agar terjadi refleksi alami pada syaraf-syaraf bagian kaki.

Selain murah dan mudah, berjalan kaki tanpa alas juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti melancarkan peredaran darah, menguatkan otot kaki dan tulang, menurunkan risiko peradangan dan bisa menjadi terapi bagi yang memiliki gangguan susah tidur.

2. Masak Sendiri Makanan Sehari-hari

Hidup sehat juga dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun tidak terbatas hanya pada jenis makanannya saja. Cara pengolahan yang benar dan sehat juga mempengaruhi kualitas makanan yang dihasilkan. Meski bahan yang dipakai termasuk jenis bahan makanan yang bergizi tinggi, kesalahan dalam mengolah bisa mengakibatkan gizi menjadi berkurang bahkan hilang.

Makanan restoran memang memiliki rasa yang enak dan banyak variasi yang bisa dipilih. Hanya saja, butuh uang yang tidak sedikit untuk membelinya. Bila tak ingin kesehatan kita terganggu karena mengkonsumsi makanan cepat saji dan serba instan, kita bisa memilih dan mencoba memasak sendiri makanan kita. Banyak keuntungan yang bisa kita peroleh seperti bisa memilih bahan segar yang kita inginkan, mengolah menjadi menu yang kita suka dan tentu kita bisa lebih berhati-hati dengan cara mengolahnya hingga menjadi makanan sehat. Tidak perlu biaya mahal, uang bisa dihemat dengan membeli banyak bahan yang memang bisa tahan lama. Hasil masakan juga bisa dinikmati bersama orang – orang tercinta di rumah.

3. Konsumsi Serealia Utuh

Saat waktu makan tiba baik sarapan pagi, makan siang atau makan malam, kita memerlukan asupan gizi karbohidrat dan protein untuk menjaga kebugaran tubuh. Terkadang pilihan kita jatuh pada sereal atau makanan dari sari biji-bijian yang siap makan cukup dengan menambahkan segelas susu cair atau air panas. Meski bisa mengisi perut dan menjaga energi, sereal juga memiliki dampak kurang baik bagi kesehatan. Terutama sereal yang mengandung pemanis buatan. Selain itu, daya tahan kekenyangannya juga tidak terlalu lama karena sereal dicerna oleh tubuh secara cepat.

Mengantisipasi hal ini, kita bisa mulai gaya hidup sehat dengan membiasakan mengkonsumsi serealia utuh seperti oat, sereal, atau pasta. Serealia utuh diproses dalam pencernaan lebih lambat sehingga perut akan terasa kenyang lebih lama. Selain itu, mengkonsumsi serealia utuh juga mengantisipasi naiknya gula darah secara cepat.

3. Pilih Sayur dan Buah Lokal sebagai Konsumsi Sehat

Masuk bagian yang tak kalah penting adalah sayuran dan buah-buahan. Tidak perlu memaksakan diri jaga gengsi dengan mengkonsumsi makanan-makanan impor yang harganya mahal, termasuk sayur dan buah. Kita bisa menghemat uang belanja kita dengan mengkonsumsi sayur dan buah lokal. Meski hasil dalam negeri, sayur dan buah lokal juga tidak kalah bergizi. Ingin lebih berhemat lagi, pilih buah yang sedang musim karena stok dipasaran melimpah dan biasanya harganya juga murah.

Keuntungan lain dari memilih sayur dan buah lokal adalah rasanya yang lezat alami dan nutrisinya lebih banyak dari buah impor karena buah lokal dipetik setelah matang di pohon. Seperti buah kelengkeng, kelengkeng lokal memiliki rasa lebih manis dan lezat dibanding kelengkeng dari mancanegara. Meskipun dari tampilan fisik kelengkeng lokal buahnya kecil-kecil dan kulitnya agak kusam dibanding kelengkeng impor yang lebih besar dan kulit terlihat sangat bersih.

4. Mengurangi porsi makan

Salah satu pemicu obesitas adalah kelebihan kalori yang disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah karena makan terlalu banyak atau porsi besar. Ini bukan gaya hidup sehat yang banyak dianjurkan para ahli kesehatan. Obesitas bisa memicu berbagai macam penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, penyakit jantung dan stroke, kanker, sleep apnea, dan yang lain.

Bila kita benar-benar ingin menjalani pola hidup sehat yang murah namun berkualitas, tips ke 4 ini sangat penting untuk dijalani. Mulailah mengurangi porsi makan sedikit demi sedikit sehingga nanti terbiasa dengan makan dalam porsi kecil. Cobalah mengurangi porsi nasi yang biasanya satu piring penuh menjadi tiga perempat atau setengah piring. Akan lebih baik bila porsi nasinya yang dikurangi dan menambahkan sayur dan lauk pauk.

Tak hanya makan besar atau makan nasi yang dikurangi, porsi camilan yang biasa dimakan juga harus dikurangi. Perlu diketahui, dari produk camilan inilah biasanya mengandung zat-zat yang kurang sehat seperti gorengan berlemak tinggi, atau manisan yang yang mengandung gula terlalu banyak.

5. Perbanyak pengetahuan dan Informasi

Tidak sedikit penyebab seseorang menjalani perilaku hidup tak sehat karena salah membuat pilihan. Oleh karena itu, perbanyak pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Perbanyak membaca informasi tentang gizi, olahraga, kesehatan lingkungan, dan perilaku sehat yang lain melalui berbagai media. Bila perlu, berkonsultasilah dengan para ahli kesehatan seperti dokter, dan bidan ahli gizi.

Dengan memperdalam pengetahuan dan informasi tentang kesehatan, minimal kita bisa menentukan pilihan terbaik untuk diri kita sendiri dan menjalani gaya hidup sehat dengan arahan yang tepat.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *