Membongkar Kebohongan Mitos Ibu Hamil Tak Boleh Makan Buah Nangka

Berkembangnya mitos kalau makan buah nangka bagi ibu hamil sangat berbahaya bikin ibu hamil penyuka buah nangka jadi ketar ketir.

Masa kehamilan adalah masa-masa membahagiakan bagi seorang wanita. Terlebih bila kehamilannya adalah yang pertama. Harapan memiliki buah hati yang manis dan sehat selalu terbayang di pelupuk mata siang dan malam.

Berbagai cara dilakukan agar kandungannya selalu aman dan terjaga. Dan memang benar, kehamilan membutuhkan perhatian yang ekstra. Tidak hanya membatasi berbagai aktifitas agar kehamilannya aman, dari sisi konsumsi makanan juga harus diperhatikan.

Ibu hamil harus memastikan makanan yang dikonsumsinya sehat, bernutrisi serta tidak berbahaya bagi dirinya dan juga bagi calon bayi yang dikandungnya.

Tentu untuk hal ini dibutuhkan pengetahuan yang lebih dalam. Bila sebelumnya si ibu tidak pernah mempedulikan terhadap nutrisi makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Kali ini hal tersebut tidak boleh terjadi.

Si ibu harus tahu dan mencari tahu tentang segala hal yang berhubungan dengan makanan sehat untuk dirinya dan janinnya. Banyak membaca buku dan artikel tentang kesehatan bayi saat masih dalam kandungan bisa jadi salah satu cara memperoleh pengetahuan.

Tapi akan lebih baik bila ibu langsung bertanya pada orang yang ahli dan mengerti urusan kehamilan, seperti ibu bidan dan dokter kandungan. Dengan begitu ibu akan benar-benar diarahkan cara terbaik menjaga kesehatan kehamilannya.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak ibu hamil adalah tentang apa saja makanan yang harus dijauhi dan menjadi pantangan?

Pertanyaan ini sangat wajar mengingat semua ibu pasti tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari sebab salah mengkonsumsi makanan.

Terkadang saking berhati-hatinya, ibu hamil bahkan percaya terhadap apa yang dibicarakan banyak orang, meski itu belum bisa dipastikan kebenarannya.

Seperti anggapan yang banyak berkembang di masyarakat bahwa ibu hamil tidak boleh makan buah nangka karena bisa berbahaya. Terlebih untuk kehamilan usia muda, konon makan buah nangka bisa mengakibatkan keguguran.

Benarkan demikian? Benarkah ibu hamil tidak boleh makan buah nangka karena bisa menyebabkan keguguran?

Entah benar atau tidak, yang jelas hingga saat ini secara medis belum pernah dilaporkan ada kasus ibu hamil keguguran bayinya gara-gara makan buah nangka.

Bolehlah hal itu pernah terjadi di masa lalu, dimana ada wanita hamil keguguran setelah makan buah nangka. Tapi itu tidak bisa dijadikan patokan bahwa kegugurannya adalah karena dia makan buah nangka.

Bisa jadi karena faktor-faktor yang lain, dan kebetulan saja saat keguguran dia baru saja makan buah nangka.

Faktor – faktor penyebab keguguran

Menurut para ahli kesehatan, kasus keguguran yang banyak terjadi pada ibu hamil sebagian besar disebabkan karena kromosom bayi yang abnormal. Ada kalanya kelebihan, kekurangan atau memang abnormal yang membuat janin dalam kandungan tidak tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya.

Selain itu, ada pula banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya keguguran pada ibu hamil. Meski tidak pasti terjadi, tapi faktor – faktor ini memiliki risiko keguguran lebih tinggi.

Berikut beberapa faktor penyebab keguguran pada ibu hamil seperti dikutip dari situs kesehatan alodokter.com:

  1. Faktor usia ibu. Saat usia ibu semakin tua, risiko keguguran juga ikut meningkat. Wanita usia di atas 35 tahun memiliki risiko keguguran lebih besar bila dibanding ibu hamil sebelum 30 tahun.

  2. Faktor kesehatan ibu. Si ibu memiliki masalah pada kesehatan organ tubuh yang berkaitan dengan kandungan seperti leher rahim yang lemah, struktur rahim tidak normal, plasenta bermasalah, atau mengindap sindrom ovarium polikistik (gangguan keseimbangan kadar hormonal).

  3. Ibu mengindap penyakit kronis.

    Penyakit kronis yang diderita ibu cukup berperan dalam kasus keguguran. Misalnya penyakit darah tinggi yang cukup parah, diabetes yang tidak terkontrol, penyakit ginjal menahun dan penyakit kronis yang lain.

  4. Efek berantai dari Infeksi, seperti gonore, chlamydia, toksoplasmosis, rubela dan sifilis.

  5. Efek samping obat – obatan. Mengkonsumsi obat-obatan memang menjadi satu cara mudah meredakan rasa sakit. Namun bagi ibu hamil hal ini bisa menjadi petaka manakala tidak memperhatikan kandungan obat yang dikonsumsinya.

    Bisa jadi obat yang dimakannya memiliki efek samping yang sangat buruk bagi janin seperti retinoid, obat anti-inflamasi non-steroid, dan misoprostol.

  6. Sudah pernah keguguran pada kehamilan sebelumnya. Bukti sudah banyak terjadi, wanita hamil yang pernah mengalami keguguran lebih rentan mengalami keguguran pada kehamilan berikutnya.

  7. Merokok selama masa kehamilan

  8. Mengkonsumsi kafein secara berlebihan

  9. Minum minuman keras, atau menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang baik itu yang dikonsumsi, dihisap atau disuntikkan.

  10. Faktor berat badan. Ibu hamil memiliki kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan yang cukup ekstrim.

Melihat berbagai faktor di atas, tidak disebutkan bahwa makanan tertentu seperti buah nangka menjadi salah satu penyebab dominan terjadinya keguguran.

Malah bila dirunut lebih jauh, buah nangka justru memberi manfaat yang luar biasa bagi yang mengkonsumsi, termasuk ibu hamil. Buah nangka mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, asam folat, tiamin, niasin, magnessium, riboflavin, kalium, kalsium, seng, zat besi, fosfor, serta mineral-mineral yang lain.

Selain itu, buah nangka juga mengandung lemak jenuh, kolesterol dan sodium dalam kadar yang rendah. Lihat daftarnya berikut:

Manfaat buah nangka bagi ibu hamil

Secara lebih luas berikut penjelasan manfaat buah nangka bagi ibu hamil:

  1. Mencegah terjadinya anemia

    Anemia atau kekurangan sel darah merah bisa terjadi pada siapa saja, termasuk ibu hamil. Gejala yang mudah diketahui yaitu kondisi ibu hamil yang nampak lemas, pucat serta tidak berdaya. Hal ini terjadi karena berkurangnya oksigen darah dalam tubuh dikarenakan adanya perubahan hormon saat hamil.

    Untuk mengantisipasi dan mengatasi hal tersebut, ibu hamil harus mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, salah satunya adalah buah nangka.

    Makanan yang mengandung zat besi membantu meningkatkan produksi sel darah merah sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh.

    Dengan kembalinya sel darah merah ke posisi normal, ibu hamil akan terhindar dari risiko buruk anemia.

  2. Menjaga kesehatan tulang

    Buah nangka mengandung kalsium yang bermanfaat bagi kesehatan tulang. Bagi ibu hamil, konsumsi kalsium sangat penting karena tidak hanya dibutuhkan untuk dirinya, tapi juga untuk janinnya. Pembentukan dan pertumbuhan gigi dan tulang bayi dalam kandungan sangat dipengaruhi dari seberapa cukup kebutuhan kalsium yang dikonsumsi oleh ibunya.

    Semakin tercukupi kebutuhan kalsium ibu hamil, akan makin baik bagi kesehatan tulang dan gigi bagi si janin. Selain itu, sang ibu juga bisa terhindar dari risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang.

  3. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Perubahan hormon saat hamil ikut berpengaruh terhadap menurunnya sistem kekebalan tubuh. Pada kondisi ini, perlu antisipasi yang lebih dini agar tubuh senantiasa memiliki daya tahan yang kuat serta terlindungi dari bahaya radikal bebas.

    Caranya dengan memperbanyak asupan nutrisi yang bisa menangani semua itu seperti vitamin A, vitamin C yang terdapat pada buah nangka.

  4. Melancarkan sistem pencernaan

    Ibu hamil banyak yang mengalami keluhan susah buang air besar atau sembelit. Ada kalanya hal ini terjadi karena adanya tekanan rahim pada organ usus. Namun tidak sedikit pula yang disebabkan karena tubuh kekurangan serat.

    Mengkonsumsi buah nangka bagi ibu hamil bisa membantu mengatasi hal ini. Kandungan seratnya yang tinggi bermanfaat melancarkan sistem pencernaan dan memudahkan buang air besar.

  5. Mengembalikan nafsu makan yang hilang

    Keluhan tidak bergairah dan nafsu makan menurun juga sering dialami oleh ibu hamil. Bahkan sering kali disertai dengan rasa mual dan ingin muntah.

    Kondisi ini bila dibiarkan bisa berakibat serius. Ibu hamil yang malas makan dan minum akan kekurangan gizi dan hal itu berbahaya baik bagi dirinya maupun janin dalam kandungan.

    Buah nangka mengandung vitamin B1 atau yang dikenal dengan sebutan Thiamine. Baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena salah satu manfaat Thianime adalah meningkatkan nafsu makan dan mengurangi rasa mual ingin muntah.

  6. Menjaga kesehatan mata

    Salah satu kandungan besar buah nangka adalah vitamin A. Vitamin A sudah sangat dikenal memiliki manfaat utama menjaga kesehatan mata. Bagi ibu hamil, mengkonsumsi buah nangka membantu menjaga kesehatan matanya dan juga kesehatan janinnya.

  7. Mencegah bayi terlahir cacat

    Buah nangka memiliki salah satu kandungan vitamin yang cukup besar, yaitu asam folat. Seperti dilansir dari wikipedia, asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan bisa mencegah risiko timbulnya cacat tabung saraf pada bayi berupa kelainan pada tulang belakang kelainan di mana otak tidak terbentuk.

  8. Menstabilkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung

    Terkadang ditemukan kasus ibu hamil mengalami tekanan darah yang tidak stabil. Tekanan darah naik turun secara cepat. Kondisi ini jelas sangat berbahaya karena bisa meningkatkan risiko terkena stroke.

    Salah satu cara termudah untuk mengantisipasi hal ini adalah dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung mineral kalium secara cukup.

    Kalium atau nama lainnya Potassium adalah salah satu mineral penting yang memiliki manfaat mengontrol tekanan darah, baik itu darah rendah maupun darah tinggi. Mengembalikan tekanan darah pada posisi normal dan membantu mencegah risiko terkena serangan stroke.

    Dikutip dari nutritionvalue.org, buah nangka termasuk salah satu makanan yang memiliki kandungan mineral kalium cukup besar yaitu 448.00 mg per 100 g.

    Karena itu, buah nangka cocok dikonsumsi ibu hamil yang memiliki keluhan tekanan darah tidak stabil.

Bisa disimpulkan, dengan tidak adanya bukti medis bahwa pernah terjadi kasus keguguran karena makan buah nangka, hampir bisa dipastikan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos. Terlebih bila melihat penjelasan di atas yang ternyata manfaat buah nangka bagi ibu hamil sangatlah besar dan penting.

Meski demikian, harus diperhatikan bahwa apapun yang dikonsumsi ibu hamil, meski itu sangat bermanfaat tetap harus proporsional. Seimbang dengan mencukupi nutrisi yang lain dari makanan yang lain.

Mengkonsumsi buah nangka bagi ibu hamil tidak boleh berlebihan karena hal itu justru bisa berbahaya. Tidak saja bagi dirinya, tapi juga pada janin yang dikandungnya.

Bahaya buah nangka bagi ibu hamil

Ada pertanyaan, kalau buah nangka banyak memberi manfaat, lalu mengapa berkembang mitos bahwa makan buah nangka berbahaya berbahaya bagi ibu hamil, bisa mengakibatkan keguguran atau bahaya yang lain?

Seharusnya pertanyaan itu tidak ditujukan untuk menjatuhkan vonis bahwa buah nangka menjadi biang keladi terjadinya bahaya pada kehamilan. Perilaku dan cara mengkonsumsi buah nangka juga harus diperhatikan.

Buah nangka atau buah yang lain adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kemaslahatan manusia dengan cara dikonsumsi.

Tuhan juga menunjukkan cara yang baik untuk menikmati makanan dan minuman agar memberi manfaat maksimal.

Salah satunya adalah dilarang untuk berlebihan, karena berlebihan akan membawa madharat atau bahaya yang kadang tidak diperhitungkan.

Begitu pula dengan makan buah nangka bagi ibu hamil. Bila berlebihan bisa mendatangkan bahaya bagi dirinya dan kehamilannya.

Faktor bahaya juga tidak hanya karena berlebihan. Adakalanya juga karena faktor lain seperti adanya keluhan penyakit tertentu yang sebenarnya mengharuskan ibu hamil menjauhi makan buah nangka.

Berikut diantara bahaya makan buah nangka berlebihan bagi ibu hamil.

  1. Meningkatkan risiko bayi lahir cacat bagi ibu hamil penderita diabetes

    Bagi ibu hamil yang memiliki gangguan penyakit diabetes harus benar-benar memperhatikan pola makan agar kondisinya tetap sehat.

    Buah nangka sangat rentan memicu naiknya kadar gula darah, terlebih bila dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini karena buah nangka memiliki kandungan gula alami yaitu fruktosa yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

    Bahaya dari diabetes bagi ibu hamil adalah bayi lahir dalam keadaan cacat. Tentu ini merupakan satu hal yang tidak diharapkan oleh para ibu hamil.

  2. Meningkatkan risiko kontraksi dini dan keguguran

    Mengkonsumsi buah buah nangka secara berlebihan bagi ibu hamil bisa meningkatkan suhu janin dalam kandungan secara drastis. Dampak buruknya adalah terjadinya kontraksi sebelum waktunya atau kontraksi dini dan meningkatkan potensi bayi lahir prematur atau keguguran.

    Hal ini yang kemudian sering menjadi mitos bahwa makan buah nangka berbahaya bagi ibu hamil.

  3. Membuat maag kronis kambuh

    Ibu hamil penderita maag kronis, sebaiknya hindari makan buah nangka secara berlebihan karena bisa membuat maag kembali kambuh.

Bagi para ibu hamil tentu tidak ingin hal-hal buruk sekecil apapun terjadi pada dirinya maupun kehamilannya. Karena itu menjadi sebuah keharusan bagi ibu hamil untuk selalu menghindarkan diri dari hal-hal yang membahayakan.

Makan buah nangka bukan hal yang dilarang karena buah nangka memang kaya manfaat, asalkan dilakukan dengan cara yang baik.

Berikut cara makan buah nangka yang baik

  1. Pilih buah nangka yang berkualitas bagus. Masih segar dan belum basi serta terjaga kebersihannya.

  2. Pastikan tangan dan alat makan dalam keadaan bersih. Kalau makan menggunakan tangan, ada baiknya mencuci tangan terlebih dahulu agar kotoran yang menempel hilang.

  3. Berdo’a sebelum makan. Berdo’alah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing agar diberikan kebaikan pada rejeki atau buah nangka yang dimakannya.

  4. Makanlah dengan tenang. Lakukan dengan cara duduk, tidak tergesa-gesa. Ambil potongan buah nangka tidak terlalu besar agar terasa nikmat di mulut saat dikunyah.

  5. Jangan berlebihan. Cukup makan dua sampai tiga potong. Tahan diri meski nafsu menggoda untuk makan lebih banyak. Ulangi besok hari atau lusa kalau masih menginginkan.

  6. Berdo’a setelah makan. Ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rejeki yang diberikan. Mohon juga agar diberi manfaat atas rejeki berupa buah nangka yang telah dimakan.

Kesimpulan dari penjelasan panjang lebar di atas adalah:

  1. Anggapan yang mengatakan buah nangka berbahaya bagi ibu hamil adalah tidak sepenuhnya benar. Lebih besar bohongnya dari benarnya.
  2. Buah nangka bermanfaat bagi ibu hamil karena kaya akan gizi dan nutrisi.
  3. Buah nangka bisa berbahaya bagi ibu hamil kalau dimakan secara berlebihan.

Jadi, persilahkan para ibu hamil kalau mau makan buah nangka, makanlah!, tapi pastikan cara makan Anda baik, sehat dan beretika.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *