Lakukan 3 Hal Berikut Agar Tim Kerja Tetap Solid

Membentuk tim kerja yang solid sehingga bisa bersama-sama berperan menyelesaikan sebuah proyek memang tidak semudah membelakkan tangan. Diperlukan trik-trik khusus untuk hal itu.

Bekerja secara tim selain memberi banyak manfaat dari sisi relationship, juga bermanfaat bagi peningkatan produktifitas kerja serta memudahkan dalam menyelesaikan target yang telah direncanakan. Namun, bila tidak bisa mempertahankan kesolidan tim, dampak buruknya juga akan berpengaruh pada urusan karir dan juga relationship.

Oleh karena itu, perlu diperhatikan beberapa hal agar tim kerja tetap solid, menyenangkan dan termotivasi.

1. Selalu jaga komunikasi yang baik

Komunikasi adalah cara paling efektif menyamakan pendapat dan gagasan. Komunikasi juga menjadi ujung tombak kedekatan antar anggota satu sama lain. Untuk menjaga keutuhan tim, komunikasi yang baik perlu dijaga. Banyak cara bisa dilakukan seperti menjadi pendengar yang baik buat rekannya, saling menghargai pendapat serta jangan mementingkan pendapat sendiri.

Jangan mengalihkan topik penting yang sedang didiskusikan dengan membuka pembicaraan baru sebelum isu utama menghasilkan sebuah solusi. Saat rekan tim berbicara, berusahalah memperhatikan dengan cara mendengarkan dan menatap lawan bicara. Jangan diabaikan dengan bermain smartphone sendiri atau mendengarkan musik sendiri.

2. Hargai kehidupan pribadi rekan kerja

Setiap orang memiliki kehidupan pribadi. Begitu juga dengan rekan kerja dalam satu tim. Masing-masing memiliki kehidupan pribadinya sendiri seperti keluarganya dan aktifitasnya di luar jam kerja. Meski Anda adalah ketua tim, Anda tidak berhak mengatur kehidupan pribadi rekan yang Anda pimpin.

Campur tangan orang lain dalam kehidupan pribadi bisa menimbulkan rasa tidak senang. Bila orang lain itu adalah rekan kerja, tentu hal ini berimbas pada produktifitas kerja karena suasana kerja menjadi kurang menyenangkan.

Kalau sebuah rencana sudah diputuskan dalam tim kerja, sebagai rekan kerja dan pimpinan sebaiknya berikan kepercayaan penuh pada meraka untuk menyelesaikannya. Bangkitkan gairahnya dengan memberi atau menawarkan sedikit penghargaan seperti bonus saat mereka bisa menyelesaikan pekerjaan.

Selain memotivasi, tawaran sebuah penghargaan membuat rekan kerja merasa dihargai dan diperhatikan. Tidak perlu menuntut terlalu banyak, harus ini harus itu harus begini harus begitu dan lain-lain. Berikan juga waktu kerja yang fleksibel selama itu tidak mengganggu target yang telah diputuskan. Yang penting, jangan mencampuri kehidupan pribadi rekan kerja.

3. Selalu bahagia dan bikin rekan kerja bahagia

Kalau hati bahagia apapun pasti menyenangkan. Sebagai sesama rekan kerja dalam sebuah tim, kebahagiaan anggota tim haruslah menjadi prioritas. Hal ini tak lain agar produktifitas kerja selalu terjaga.

Untuk membuat sesama anggota tim kerja bahagia dimulai dari sendiri harus menjadi pribadi yang bahagia. Barulah kebahagiaan akan menular kepada rekan kerja. Tips lain yang bisa dilakukan agar anggota tim bahagia adalah memberikan perhatian terhadap hal-hal yang menjadi kebutuhan seperti kesehatan. Bila memungkinkan, berikan jaminan pengobatan terhadap keluhan kesehatan yang dirasakan anggota.

Lalu sesekali beri waktu libur dari lingkungan kerja dan berpikniklah agar pikiran menjadi fresh. Tidak terpaku dan merasa ditekan pada pekerjaan melulu tanpa waktu menghibur diri. Cocok?

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *