#2 Nasehat Dunia Kerja; Ada Uang Abang Disayang

Ada Uang Abang Disayang, Tak Ada Uang Abang Ditinggal Hengkang

Memang mirip sinetron cinta cintaan muda-mudi. Si cowok maunya nempel terus, tapi si cewek yang agak-agak matre gak mau kalau cowoknya cuma modal dengkul. Terlalu pelit untuk berkorban duit meski untuk kebaikan berdua.

Hubungan perusahaan dan karyawan pun bisa demikian. Perusahaan maunya memiliki karyawan yang lokal dengan biaya seefisien mungkin alias irit. Sedangkan karyawan juga manusia yang memiliki sifat manusiawi. Dia juga ingin gajinya semakin naik meski secara bertahap dan sesuai dengan apa yang dia kerjakan.

Urusan semacam ini terkadang menjadi pelik. Bukan karena perusahaan terlalu pelit untuk memberikan kenaikan upah. Terlebih di era sekarang ini. kondisi ekonomi yang resesi membuat perusahaan banyak mengalami problem keuangan.

Sedangkan karyawan juga kadang tidak mau tahu. Yang diinginkan gaji selalu naik tiap tahun. Kalau tidak diturutin ya demo lah, mogok lah, kinerja diperburuk lah dan lain-lain.

Bagaimana seharusnya?

Kalau Anda adalah seorang karyawan, tentu hal ini tidak bijaksana. Anda bekerja di tempat tersebut semestinya mencari tahu dan mencoba mengerti mengapa gaji Anda tak naik-naik.

Bila tak ada kondisi yang cukup menjadi sebuah argumen untuk tidak menaikkan upah, silahkan Anda mengajukan permohonan agar gaji Anda dinaikkan. Tentu harus dikemukakan dengan cara santun. Kemukakan alasan yang baik dan realistis. Tunjukkan bahwa Anda juga ingin menjadi karyawan loyal sehingga wajar kalau Anda meminta naik gaji karena kerja Anda memang bagus.

Atau kalau Anda memperoleh tawaran kerja di tempat lain dengan gaji lebih besar. Sebaiknya diskusikan dengan atasan Anda supaya bisa jadi bahan pertimbangan. Jangan langsung menerima begitu saja karena itu akan menimbulkan tanda tanya besar pihak perusahaan.

Terkecuali kalau Anda diperlakukan selayaknya budak. Anda harus kerja dengan durasi waktu lama tiap hari plus banyak lemburnya, sedangkan gaji Anda sedikit. Bos Anda makin kaya raya, sedang para karyawan tetap miskin. Anda tak perlu lagi berdiskusi dengan pihak perusahaan untuk mencoba peruntungan berkarir di tempat lain.

Perusahaan yang baik sudah pasti sangat menghargai pekerja yang loyal, apalagi bila bidang pekerjaannya sangat penting. Usahakan untuk mempertahankannya dengan memberikan tambahan penghargaan kepada mereka.

Tidak mesti harus berupa uang. Bisa dengan memberi fasilitas dan menawarkan kemudahan di luar waktu kerja. Sesekali ajak mereka refreshing di tempat wisata untuk melepas kepenatan. Atau berikan tambahan waktu libur satu hari tanpa dihitung cuti dan berikan pengurangan jam kerja seminggu sekali.

Dengan adanya rasa saling pengertian antara karyawan dan perusahaan akan tercipta suasana kerja yang harmonis dan menyenangkan. Tak perlu lagi dikumandangkan “Ada Uang Abang Disayang, Tak Ada Uang Abang Ditinggal Hengkang.”

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *