#1 Nasehat Dunia Kerja; Berakit-rakit Ke Hulu, Berenang-renang Ke Tepian

Berakit-rakit ke hulu, Berenang-renang ke tepian, Bersakit-sakit dahulu, Bersenang-senang kemudian

Bahasa kerennya adalah No Pain, No Gain. Nasehat itu mungkin sudah lama Anda dengar, dari semenjak Anda awal sekolah. Ternyata hingga sekarang masih sangat berlaku.

Bila di sekolah nasehat itu untuk memberi semangat anak anak dalam belajar meraih nilai bagus, di dunia kerja lain lagi. Itu adalah nasehat penting dan harus selalu dipegang teguh buat para pelaku kerja seperti Anda.

Hanya bermodal kecerdasan, kepandaian, skill tidak serta merta membuat karir Anda akan meningkat. Anda terkadang heran, mengapa siswa yang pandai tidak selalu rangking satu pada rapornya, bahkan tidak sedikit yang tidak lulus sekolah. Sedangkan yang tidak begitu pandai justru selalu dapat nilai bagus dari gurunya. Yang membedakan adalah tingkat ketekunannya.

Siswa pandai lebih sering tergoda untuk malas. Dia merasa semua pelajaran bisa diatasi dan diselesaikan dengan mudah. Dia tidak menyadari bahwa ilmu dan bakat akan makin terasah serta menancap manakala diimbangi dengan ketekunan dalam belajar. Seperti yang dilakukan siswa yang memiliki daya ingat biasa. Karena merasa kurang pintar dia menjadi tekun dalam belajar, membaca berulang kali, dan mencoba memahami sedikit demi sedikit. Hasilnya, makin lama dia makin mengerti dan yang dia pelajari semakin melekat di hati dan pikirannya.

Hal ini juga berlaku di dunia kerja. Kalau Anda tekun, disiplin waktu kerja, bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang Anda terima, merapikan dokumen pada tempatnya, Anda punya kesempatan lebih besar untuk meningkat dari pada mereka yang diberi otak pandai namun malas. Perusahaan dan bos tidak memberi penghargaan pada orang malas meski dia pandai.

Meski begitu, Anda juga tidak perlu mencolok dengan kedisiplinan Anda atau terlalu on time. Tiba di kantor terlalu pagi saat pintu gerbang belum buka, atau bersamaan dengan satpam membuka pintu  dan pulang terlalu malam. Yang penting, pergunakan semua waktu, tenaga dan pikiran untuk memaksimalkan potensi yang Anda miliki. 

Bagaimana dengan dunia kerja wiraswasta?

Wiraswasta pun demikian karena dunia wiraswasta juga dunia kerja. Percuma Anda menghitung – hitung hasil usaha sementara Anda masih berdiam diri di rumah dan tidak juga melangkah untuk mulai usaha. Tak perlu banyak dihitung. Biarkan waktu yang akan menunjukkan hasil kerja keras Anda, yang penting Anda kerja keras untuk menggapainya. Terlebih bila usaha itu baru Anda rintis. Berikan waktu lebih untuk memperhatikannya, menekuninya, serta berusaha keras mencapai target-target kecil yang Anda canangkan sendiri.

Sedikit cerita tentang dua orang kakak beradik Syaefun Nadzir dan Buhori Ms. Begitu tekunnya awal merintis sebuah blog tentang mobil, yaitu mobilmo.com. Sampai-sampai keduanya rela mengesampingkan pekerjaan lain demi menggali informasi tentang mobil dan menuliskannya menjadi sebuah artikel.

Keduanya sadar, bukan dari latar belakang pendidikan otomotif. Tak paham soal mesin kecuali cuma sedikit. Begitu juga dengan modal, tak ada investor yang mau mengucurkan dana untuk membesarkan blog meski sudah membicarakannya dengan banyak orang.

Meski begitu keduanya tak menyerah. Mereka belajar, belajar dan terus belajar, lalu menuliskan pengetahuannya menjadi artikel. Tiap hari mereka lakukan itu dan sekarang keduanya bisa tersenyum. Blognya bertrafik lumayang tinggi hingga penghasilan bulanannya terus meningkat.

At the end, ketekunan dan kerja keras adalah kunci keberhasilan di dunia kerja,apapun yang jadi usaha dan pekerjaan Anda. Dan itu sudah banyak sekali orang yang membuktikan. Ibarat nasehat

“Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”

— Next; #2 Serial Nasehat Dunia Kerja —

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *