#4 Nasehat Dunia Kerja; Jer Basuki Mawa Beya

Jer Basuki Mawa Beya

Ini adalah petuah abadi yang akan berlaku sampai akhir hidup manusia. Semenjak kita kecil, sering kali orang tua memberi wejangan ‘jer basuki mawa beya’ ini. Bukti kasih sayang orang tua pada anak sehingga mereka harus sejak dini menanamkan betapa pentingnya arti wejangan ini.

Jer Basuki Mawa Beya mengandung arti bahwa semua kebahagiaan harus ditempuh lewat pengorbanan. Kebahagiaan apapun yang ingin diraih. Bisa berupa harta, jabatan, kehormatan, karir, kesehatan, kecerdasan, keluarga yang harmonis, istri yang solehah, anak yang membanggakan dan yang lain. Semua harus melalui proses dan pengorbanan baik lahir maupun batin.

Bagaimana petuah ini di dunia kerja?

Dalam dunia kerja dan karir, petuah ini pun masih sangat berarti dan cukup menjadi prinsip. Tidak hanya bermodal kecerdasan untuk sukses berkarir, Anda juga dituntuk memiliki kinerja yang baik. Menjaga hubungan yang baik dengan relasi dan atasan, juga memiliki perilaku yang bermartabat.

Uang tidak bisa membeli nilai 9 dalam kedisiplinan kalau Anda terlalu sering terlambat masuk kerja dan pulang sebelum waktunya. Uang juga tidak bisa memberi Anda nilai +++ di mata atasan dan rekan kerja kalau dengan mereka Anda tidak bisa berperilaku baik, santun dan bersahaja.

Anda harus membuat pengorbanan dengan membiasakan diri datang tepat waktu, membereskan pekerjaan meski itu membosankan. Juga tidak membiarkan aktifitas lain mengganggu performa Anda saat bekerja.

Anda tidak perlu menonton sepakbola hingga larut malam kalau paginya Anda mengantuk di kantor. Anda juga harus meninggalkan makanan kesukaan kalau memang bisa membuat Anda sakit hingga tak bisa kerja.

Mungkin pengorbanan yang terberat adalah manakala Anda harus meninggalkan keluarga dan orang orang tercinta karena tuntutan pekerjaan mengharuskan Anda berpindah ke tempat yang jauh.

Bukan hanya pengorbanan fisik seperti contoh di atas, karir Anda juga membutuhkan pengorbanan batin. Anda perlu bersabar, berdo’a dan banyak berserah diri pada Yang Maha Kuasa. Tidak perlu tergesa-gesa untuk jadi nomor satu dengan mengambil jalan pintas yang dilarang baik oleh negara maupun agama. Anda hanya perlu ikhtiyar dengan jalan yang halal. Kalau memang sudah sampai waktunya, kebahagiaan yang Anda impikan pasti akan Anda capai.

So, tetap pegang teguh petuah ini : Jer Basuki Mawa Beya.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *