Sulit Berkata Tidak Untuk Menolak Tugas Mendadak, Lakukan 4 Tips Ini

Apa Anda pernah kesulitan dan merasa pekewuh untuk berkata tidak pada hal yang sebenarnya tak Anda kehendaki? Tips berikut bisa jadi bermanfaat bagi Anda.

Tiap orang memiliki aktifitas yang berbeda dengan orang lain dan masing-masing memiliki perioritas tersendiri terhadap apa yang dijalani. Tentu saja, saat Anda memprioritaskan sesuatu, tiba-tiba Anda ada kerjaan mendadak dari atasan atau meeting, Anda pasti merasa kesal. Di satu sisi, Anda kadang juga tak enak bila memberikan penolakan, apalagi beliau adalah atasan Anda.

Mengatasi hal ini, Anda dituntut berpikir cepat mengambil keputusan, dengan satu pertimbangan tentunya. Bila Anda bisa menerima, silahkan terima dan laksanakan. Tapi bila Anda benar-benar yakin tidak bisa menerima mandat, Anda harus membuat satu penolakan tegas dengan mengatakan “tidak”.

Bagaimana bila tidak bisa berkata tidak?

Bila masalahnya bukan karena tidak bisa mengucapkan kata tidak, tapi karena tidak ada keberanian. Silahkan terapkan tips berikut agar penolakan Anda tidak berdampak pada keberlangsungan karir Anda di tempat kerja.

1. Berkata jujur

Meski kesempatan untuk berbohong sangat terbuka, jujur tetaplah keputusan terbaik. Kalau ada perintah dari kantor secara mendadak sementara Anda sedang menjalani aktifitas lain yang juga penting dan tidak bisa Anda tinggalkan, sebaiknya berterus teranglah. Ceritakan apa yang sedang Anda jalani dan berikan alasan yang lugas bahwa aktifitas Anda tak bisa ditinggalkan karena juga tak kalah penting.

Sebagai sesama rekan kerja yang memiliki kehidupan pribadi masing-masing, seharusnya pihak kantor juga bisa memahami situasi dan kondisi Anda dan tidak memaksa Anda untuk menerima amanat.

2. Beralasan sakit

Tentu tips ini hanya buat Anda yang benar-benar sakit alias bukan sakit bohongan. Bila karena halangan sakit Anda tidak bisa menerima ajakan atau perintah dari kantor, Anda harus jujur menjelaskan bahwa Anda sedang sakit. Bila perlu, jelaskan sedetail-detailnya agar pihak kantor menjadi yakin dan tidak memaksa Anda.

Katakan apa yang Anda rasakan, sudah berapa lama sakitnya, sudah periksa ke dokter mana, apa pesan dokter dan diberi obat apa. Bila menemukan kesempatan katakan “sebenarnya saya ingin sekali bisa hadir, tapi kondisi badan tidak memungkinkan”

3. Jelaskan kesibukan Anda

Katakan secara detail bahwa Anda sedang sangat sibuk menyelesaikan pekerjaan saat ini karena deadline sudah menunggu. Bila masih belum paham, jelaskan detail pekerjaan Anda, bagaimana beratnya tanggung jawab menyelesaikan pekerjaan, risiko apa yang akan Anda terima bila tak kelar.

Anda tentu tidak ingin menyelesaikan urusan kantor menggunakan waktu untuk pribadi dan keluarga bukan? Makanya, jangan sampai amanat mendadak mengganggu tugas utama Anda.

4. Minta maaf

Mungkin ini cara terakhir saat Anda tidak berani berkata tidak untuk menolak, yaitu minta maaf. Ketidakberanian Anda mengatakan tidak pada amanat atau undangan yang datang mendadak disertai rasa pekewuh mengungkapkan alasan-alasan di atas bisa jadi membuat Anda merasa salah. Apapun bujukan dan rayuan yang diberikan pihak kantor kalau memang Anda tidak mau menerima, berikan maaf dengan tulus. Setidaknya penolakan Anda dengan kata maaf mengurangi prasangka buruk rekan yang mengundang.

Mantapkan diri berkata tidak sejak awal

Suara hati kecil Anda adalah kejujuran sejati. Saat hati tidak menyetujui sebuah persoalan yang ada, jangan ragu untuk berkata tidak. Jangan pernah berkata “iya” dengan sesuatu yang tidak pernah Anda laksanakan karena itu sama saja dengan membohongi hati nurani.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *