Tips Sederhana Bagaimana Cara Menjadi Pelari Cepat

Semua pada tahu kan, kalau hal-hal besar dimulai dari yang kecil. Lompatan besar juga dimulai dari lompatan kecil. Begitu pula dengan para pelari cepat, mereka juga memulainya dari lari-lari ringan dan pelan. Kegigihan dalam berlatih dan peningkatan materi latihan membuat lari mereka lambat laun semakin cepat.

Kalau Anda termasuk orang yang hobi berlari, Anda punya kesempatan besar untuk meningkatkan kecepatan lari Anda dan menjadi atlit lari cepat.

Pelatih lari dari Road Runners Club of America (RRCA), Toni Carey’s membagikan tips sederhana bagaimana cara menjadi pelari cepat.

1. Buat jadwal lebih terstruktur

Kalau Anda sudah terbiasa lari teratur dan sudah tidak lagi merasa pegal dan sakit, saatnya meningkatkan strategi dan membuat latihan lari lebih terstruktur. Mulailah dengan memprioritaskan intensitas dan target dari pada hanya memenuhi jarak.

Kalau memang benar-benar ingin meningkatkan kecepatan lari, cobalah target lari 100 meter, 200 meter hingga 800 meter. Maksimalkan kekuatan tubuh dan kaki untuk mempercepat lari dan ukur seberapa cepat lari Anda.

Lakukan secara rutin cara ini hingga benar-benar mendapatkan kecepatan lari yang maksimal.

2. Bila event lari marathon 5 km, ikutlah

Target 5 km untuk seorang pelari marathon bukanlah jarak yang jauh. Ikutlah karena Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini buat meningkatkan kecepatan lari Anda. Seperti disebut di atas, lari dengan target memicu Anda untuk mencapainya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

3. Larilah jarak jauh sekali dalam seminggu

Lari jarak jauh penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kaki dalam bertahan. Anda bisa memulainya dengan menggunakan patokan waktu seperti 10-15 menit. Seberapa jarak yang bisa Anda tempuh menggunakan waktu tersebut. Lakukan sampai tercapai kecepatan maksimal. Setelah itu baru ditambah waktunya 5-10 menit setiap minggu. Dan lakukan seperti di atas.

4. Tambah kecepatan saat mendekati finish

Dengan jarak yang sudah ditentukan sebelumnya, Anda bisa memacu kecepatan saat mendekati garis akhir. Misalnya Anda sudah membuat target lari 4 km untuk pagi ini. Mulailah dengan kecepatan biasa. Saat mendekati akhir keluarlah dari zona aman. Paculah kecepatan Anda secara maksimal begitu mendekati garis finish kurang 1 km. Latihan ini membuat Anda terangsang untuk berlatih lebih keras, dengan perasaan kalau Anda tidak mempercepat lari, lawan Anda akan menyusul dengan mudah.

5. Berikan latihan tambahan untuk kekuatan anggota tubuh

Selain berlatih untuk meningkatkan kekuatan otot kaki, latihan kekuatan anggota tubuh yang lain juga penting. Hal ini untuk meminimalisir risiko cedera saat melakukan lari cepat. Anda bisa melakukannya dengan squat jump, pull up, push up, shit up dan yang lain agar anggota tubuh selain kaki menjadi kuat.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *