Tips Mengajarkan Menabung Kepada Anak Sejak Dini

Sebagai seorang ibu, wanita dituntut bisa mengatur keuangan rumah tangga, baik untuk berbelanja harian, berinvestasi sampai mengajarkan menabung pada anak.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki kebiasaan menabung dan berinvestasi ternyata lebih sedikit jumlahnya bila dibandingkan dengan laki-laki. Wanita lebih banyak yang mengedepankan konsumtifnya, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Keadaan akan jadi sebaliknya saat sudah menikah dan menjadi ibu rumah tangga. Wanita dituntut dapat mengatur keuangan rumah tangganya dengan baik. Bisa membagi berapa kebutuhan untuk urusan dapur, untuk sekolah anak, untuk menabung. Bahkan harus bisa mencari cara agar mendapatkan sisa dari uang belanja yang diberikan suaminya tanpa harus menerlantarkan kebutuhan penting yang lain.

Bagimana ibu mengajarkan menabung kepada anak sejak dini?

Sebelum mengajarkan menabung dan mengelola uang dengan baik kepada anak, terlebih dahulu si ibu harus bisa mengelola keuangan untuk diri sendiri dan keluarga. Kebiasaan konsumtif untuk hal yang tidak penting sebelum menjadi ibu rumah tangga harus mulai dikurangi, bila perlu dihentikan. Mulailah dengan membuat rencana keuangan sesuai dengan urutan prioritas:

  • Rancang sebuah sistem
  • Tentukan tujuan rencana keuangan
  • Buat strategi mengelola uang yang ada
  • Jalankan

Untuk merancang sistem keuangan rumah tangga seperti di atas, pastinya harus dipahami dulu aspek keuangan keluarga. Dari mana saja keuangan rumah tangga itu bersumber dan berapa total pendapatan yang akan diterima (secara kira-kira).

Barulah membuat sistem keuangan termasuk rencana alokasi keuangan. Berapa persen untuk kebutuhan, berapa persen untuk keinginan, dan berapa persen yang akan ditabung.

Lalu buat strategi yang jitu agar semuanya bisa terpenuhi. Untuk alokasi kebutuhan tentu tidak bisa dikurangi apalagi dihilangkan. Sedangkan untuk kesenangan dan investasi, bebas untuk dipilih.

Namun akan lebih baik bila tabungan dan ivestasi dikedepankan dari pada menuruti keinginan dan kesenangan. Hal ini sangat penting, terlebih karena ibu akan mengajarkan anak gemar menabung.

Selain bisa dirasakan manfaatnya di kemudian hari, si ibu bisa memperlihatkan dan memberi contoh kepada anak bagaimana cara mengelola untuk masa depan. Ibu juga bisa meyakinkan anak bahwa dengan menabung anak bisa mendapatkan apa yang diinginkan di kemudian hari.

Untuk pilihan investasi, berikan motivasi dan pengetahuan yang mudah dipahami anak. Lalu berikan kebebasan anak untuk mencoba memilih di jalur mana investasi yang terbaik untuk dirinya.

Percayalah, bahwa dengang memberi kepercayaan pada si anak untuk berpikir dan memilih, anak akan mendapatkan pelajaran berharga bagaimana mengelola keuangan dirinya dan menabung untuk kepentingannya di masa yang akan datang.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *