Wow, Meski Sudah Miliki 145 Gelar Akademis, Pria Ini Belum Mau Berhenti

Bagi banyak orang, untuk mendapatkan satu gelar akademis saja susahnya minta ampun. Harus melalui banyak ujian dan dalam waktu yang tidak sebentar. Bisa Anda bayangkan, bagaimana bila satu orang saja memiliki banyak gelar akademis hingga ratusan.

145 Gelar Akademis

Adalah VN Parthiban, pria ini berhasil mendapatkan gelar akademis hingga 145 dalam kurun waktu tiga puluh tahunan. Dan setiap gelar tidak diperolehnya secara mudah. Ia harus berjuang berat menyelesaikan studinya.

Parthiban adalah pria 55 tahun asal Chennai, India. Meski hari-harinya disibukkan oleh kegiatan belajar, hal itu tidak menjadi beban buat dirinya. Justu dia merasa bahwa apa yang diperoleh masih sangat kurang dibanding semua ilmu akademik yang ada di dunia.

“Aku benar-benar menikmati belajar. Ini tidak sulit sama sekali. Aku telah terus-menerus dalam proses mempersiapkan diri untuk ujian agar mendapatkan gelar atau diploma baru,” ujar Parthiban seperti dikutib dari Indiatimes, Rabu (7/12).

Dia juga menceritakan pahit getirnya mendapatkan gelar akademis yang kini berjejer di belakang namanya. Di awal awal dia mesti berbagi waktu karena masih harus bekerja. Belum lagi jadwal perkuliahan yang terlalu banyak kadang membuat dia salah masuk kelas atau salah belajar mata kuliah yang diujikan. Beberapa mata kuliah juga dia rasakan sangat berat sehingga menyita waktu dan menghambat dirinya untuk cepat mendapatkan gelar.

Meski sudah lebih dari 145 gelar akademis dia miliki, nyatanya tak membuat hasrat belajarnya surut. Dia bahkan ingin mengejar gelar lain yang belum dia dapatkan. Hanya saja dia menyadari, umurnya sudah mendekati kepala enam dan sudah masuh usia tua. Tentu tak mudah baginya untuk memahami mata perkuliahan yang akan diterimanya bila dia benar-benar masuk kuliah lagi.

Advertisements
--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *